Piala Presiden Esports 2022 Dimulai, Siap Cari Atlet Esport Nusantara untuk Berlaga di Level Dunia

Seremoni pembukaan Piala Presiden Esports (PPE) 2022 telah digelar di Jakarta pada Rabu (10/8/2022).

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
PPE 2022
Seremoni pembukaan Piala Presiden Esports (PPE) 2022 di Jakarta pada Rabu (10/8/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Seremoni pembukaan Piala Presiden Esports (PPE) 2022 telah digelar di Jakarta pada Rabu (10/8/2022).

Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2022 mengusung set panggung dengan visual futuristik membuka gelaran PPE 2022 sambil memperkenalkan empat karakter, Hanuman, Gajahmada, Princess Komodo, dan Princess Mandalika. 

Turnamen akan memasuki kualifikasi regional pada 12 September - 6 Oktober 2022. Regional Timur meliputi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Gorontalo,  Papua Tengah, Dataran Tinggi Papua, Papua Selatan. Sementara Regional barat meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I.Y. Yogyakarta, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung, Aceh.

Akan ada juga kualifikasi terbuka untuk semua provinsi sekaligus memberikan kesempatan kedua untuk tim yang belum berhasil di kualifikasi regional. Rangkaian dilanjutkan dengan kualifikasi tertutup untuk tim profesional yang diundang. Khusus untuk cabang game Mobile Legends, setelah kualifikasi tertutup, para tim yang terseleksi harus masuk ke penyisihan grup terlebih dahulu (26-30 Oktober 2022)  sebelum berlaga di main event Piala Presiden Esports 2022 pada 11-13 November 2022.

Turnamen diselenggarakan secara hybrid, mengkombinasikan sistem daring dan luring, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dan menyeluruh. Adapun game yang dipertandingkan di PPE 2022 adalah Battle of Satria Dewa, Free Fire, Lokapala, Mobile Legends, dan satu game lokal dari sistem submission. Selain trofi, para atlet dan tim yang bertanding akan berjuang memperebutkan total prize pool senilai total Rp 2 miliar dan kesempatan untuk bertanding di IESF World Championship.  

Target Turnamen PPE 2022 ini diikuti 150 ribu atlet, dengan seluruh tingkatan tim esports di seluruh Indonesia, baik amatir, semi-pro, maupun tim pro.

Ketua Harian PBESI Komjen Polisi Drs. Bambang Sunarwibowo, S.H. mengumumkan babak Grand Final Piala Presiden Esports 2022 pada November mendatang akan diselenggarakan di Jakarta.

"PBESI dengan bangga mengumumkan bahwa destinasi yang akan menjadi lokasi acara utama Piala Presiden Esports 2022 akan dilaksanakan di Jakarta. Jakarta dengan segala perkembangannya diharapkan dapat merepresentasikan kehangatan Indonesia," kata Bambang Sunarwibowo, Rabu (10/8/2022).

Ia menambahkan, PBESI sungguh optimis bahwa kejuaraan ini mampu memperkuat potensi besar yang dimiliki Indonesia untuk berprestasi di bidang esports level dunia.

“Piala Presiden Esports 2022 secara khusus diarahkan agar mampu menjadi batu lompatan bagi atlet-atlet esports kita untuk masuk dan berkompetisi ke level internasional. Salah satu peluang istimewa yang dapat mereka raih adalah kesempatan untuk mengikuti turnamen esports skala dunia, IESF World Championship 2022 yang akan digelar di Bali pada Desember mendatang,” ujarnya.

Ketua Tim Business Matchmaking Kementerian Komunikasi dan Informatika Luat Sihombing mengatakan perkembangan esports bak bola salju yang tidak terhenti bahkan setelah masa pandemi. Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2022 tidak hanya akan berdampak positif terhadap ekosistem esports, melainkan juga dari berbagai aspek termasuk ekonomi kreatif dan juga industri digital. Terlebih, proyeksi revenue esports market sebesar 65M, diperkirakan empat tahun ke depan, fans esports akan mencapai 28.3M se-Asia Tenggara.

“Kami berharap  Piala Presiden Esports 2022 dapat menjadi bukti bahwa Indonesia bisa menghelat sebuah turnamen esports dengan standar internasional. Kita yakin bahwa turnamen ini akan mencetak lebih banyak lagi talenta atlet esports, developer game, event organizer, ataupun profesi kreatif lainnya bagi sumber daya muda kita, serta membuka minat investor untuk masuk. Semua ini tentu kita harapkan mampu menggerakkan ekonomi dan membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia ke depan," jelas Luat Sihombing.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved