Berita Surabaya Hari Ini

Gus Samsudin 6 Jam Diperiksa Polisi di Ruang Ber-AC Tanpa Sendal, Makin Pede Polisikan Pesulap Merah

Pemimpin Padepokan 'Nur Dzat Sejati' Gus Samsudin disodori 37 poin pertanyaan selama enam jam menjalani pemeriksaan aduan pencemaran namma baik

surya.co.id/Luhur Pambudi
Gus Samsudin saat keluar dari Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim. Pemimpin Padepokan 'Nur Dzat Sejati' Gus Samsudin disodori 37 poin pertanyaan selama enam jam menjalani pemeriksaan aduan dugaan pencemaran nama baik. 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA- Pemimpin Padepokan 'Nur Dzat Sejati' Gus Samsudin disodori 37 poin pertanyaan selama enam jam menjalani pemeriksaan aduan dugaan pencemaran nama baik.

Pria berjenggot ini semakin mantab untuk menyeret pesulap merah ke ranah hukum.

Seraya berkelakar dan mengelus jenggotnya, Gus Samsudin merasa bahwa pemeriksaan tersebut terbilang lama dan panjang. 

Hampir segala aspek masalah atas dugaan pelanggaran hukum yang diadukan atas perbuatan si pesulap merah, HS alias MR, ditanyakan secara rinci oleh penyidik Unit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. 

Mulai dari bagaimana video tersebut bisa muncul. Nilai kerugian yang dirasa pihaknya akibat viralnya video tersebut.

Ia juga diminta menjelaskan bagaimana konteks kejadian pihak si pesulap merah enggan masuk ke dalam padepokannya hingga terjadi kegaduhan seperti pada video yang viral tersebut. 

"Ditanya buanyak sekali. Sampai 6 jam, makanya luar biasa sekali. Banyak pertanyaan. Saya jawab apa adanya," kata Gus Samsudin, di hadapan awak media di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Jumat (12/8/2022). 

Kuasa Hukum Padepokan 'Nur Dzat Sejati' Supriarno mengatakan, semua barang bukti yang dilampirkan dalam proses pengaduan tersebut kepada penyidik diterima. 

Meskipun sudah ada beberapa pendalaman wawancara atau tanya jawab dari penyidik kepada kliennya. 

Namun, ia memastikan, bahwa aduannya masih berada pada tahap aduan, dan berharap seiring dengan bergulirnya proses penyelidikan dapat menjadi laporan. 

"Tentu nanti ada alat bukti lain yang dikumpulkan termasuk saksi, karena ada saksi ahli bahasa yang pelu ditelaah. Apakah nanti secara bahasa memenuhi syarat unsur memenuhi perbuatan melawan hukum," jelas Supriarno. 

Sementara itu, Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu mengatakan, pihaknya masih mendalami dan meneliti pengaduan yang dibuat oleh Gus Samsudin

Termasuk, beberapa video yang dianggap oleh si pengadu; Gus Samsudin, bermuatan masalah yang cenderung merugikan dirinya. 

"Intinya kami masih meneliti aduan. Sudah kami periksa tadi. Cuma masih bersifat aduan. Kami juga melihat beberapa video yang diserahkan ke kami," ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Malang Kota itu, saat dikonfirmasi TribunJatim.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved