Berita Batu Hari Ini

Warga Kelurahan Sisir Curiga, Gapura Biasa yang Dibangun Dinas Pariwisata Telan Dana Rp 71 Juta

Sebuah gapura di jalur masuk Jl Kawi, Kelurahan Sisir, Kota Batu menjadi perbincangan masyarakat sekitar.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Gapura di jalur masuk Jl Kawi, Kelurahan Sisir, Kota Batu yang menjadi perbincangan masyarakat sekitar. Dinas Pariwisata Kota Batu mengucurkan Rp 71 juta untuk renovasi gapura ini. 

Kusmin mengaku pernah diundang pertemuan untuk membahas rencana perbaikan gapura. Hanya saja ia tidak pernah bertemu dengan pelaksana renovasi gapura tersebut.

"Saya juga sering melihat proses pembangunan dan berbincang dengan pekerja di situ. Selama ini, saya tidak pernah ketemu sama pelaksana proyek," paparnya.

Kusmin juga turut kecewa. Menurutnya, dengan anggaran Rp 71 juta, gapura yang direnovasi bisa lebih bagus dari kondisi saat ini. Ia menyebut, proyek yang dikerjakan saat ini adalah proyek tambal sulam.

"Itu bukan membangun, tapi hanya tambal sulam. Pondasi dan tiang penyangga sudah ada sejak dulu. Lagi pula, itu tidak sesuai dengan gambar desain yang pernah ditunjukkan ke warga," ungkapnya kesal.

Anggota DPRD Batu, yang juga warga Kelurahan Sisir, Moch Didik Subiyanto sependapat dengan warga. Menurutnya, kritik atau pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat sebuah hal yang wajar.

Gapura dibangun menggunakan anggaran yang berasal dari masyarakat, maka bukan suatu yang aneh jika masyarakat mempertanyakan penggunaan uang mereka.

"Kalau ada warga yang protes, saya rasa itu adalah sebuah kewajaran," kata Didik.

Didik mendesak agar Dinas Pariwisata bisa membuka informasi. Transparansi menjadi sangat penting karena menurut Didik masyarakat telah terdidik.

Menurut Didik, Dinas Pariwisata sebagai penyelenggara negara dituntut melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Tidak boleh ada upaya memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya.

Perbuatan tersebut masuk kategori korupsi. Mengomentari tentang anggaran gapura tersebut, Didik berpesan agar Pemkot Batu bisa menggunakan anggaran sebaik-baiknya.

"Saya hanya bisa mengatakan dan berpesan agar anggaran yang dikeluarkan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya. Janganlah setiap kegiatan yang dilakukan dinas, berorientasi pada keuntungan semata. Harunsya kepada tanggung jawab sebagai penyelenggara negara. Anggaran belanja yang digunakan dari pajak rakyat, bukan uang pribadi yang bebas digunakan," paparnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved