Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Siapkan Dana Rp 30 Miliar/Tahun untuk Bayar Iuran BPJS Kesehatan Warga

Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar per tahun untuk program penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
google
Logo BPJS Kesehatan 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar per tahun untuk program penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Pemkot menggunakan anggaran itu untuk membayar iuran hampir 80 persen dari total 99,87 penduduk Kota Blitar yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan.

"Hampir 80 persen iuran peserta BPJS di Kota Blitar dicover melalui program PBI daerah. Volumenya sangat besar. Kami mengalokasikan Rp 30 miliar dalam setahun untuk PBI daerah," kata Dharma Setiawan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar kepada SURYAMALANG.COM,Sabtu (20/8/2022).

Dharma mengatakan persentase kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Blitar sudah mencapai 99,87 persen dari total penduduk sebanyak 158.244 jiwa.

Dengan capaian itu, kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Blitar sudah masuk Universal Universal Health Coverage (UHC) dan mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan.

"Di Jatim, Kota Blitar masuk lima besar terbaik untuk capaian UHC Jaminan Kesehatan. Hal ini akan berdampak pada jaminan kesehatan warga Kota Blitar," ujarnya.

Dikatakannya, Kota Blitar masih punya pekerjaan rumah untuk sekitar 400-1.000 warga yang belum terdaftar kepesertaan BPJS Kesehatan.

Ia menargetkan sejumlah warga yang belum terdaftar kepesertaan BPJS Kesehatan itu bisa tercover program penerima bantuan iuran (PBI) pada tahun depan.

"Tapi, bagi warga yang belum ikut BPJS saat ini dicover melalui SPM. Mereka tetap bisa mengakses layanan rawat inap di RSUD Mardi Waluyo. Nanti, secara bertahap warga yang menggunakan SPM akan dicover BPJS Kesehatan," katanya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved