Berita Malang Hari Ini

Vaksinasi Booster Kedua di Kota Malang Capai 81 Persen, Nakes Lansia Menjadi Kendala

Capaian vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kota Malang, yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) telah mencapai 81 persen.

suryamalang.com/kukuh
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. Capaian vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kota Malang, yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) telah mencapai 81 persen. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Capaian vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kota Malang, yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) telah mencapai 81 persen.

Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan terus menggencarkan vaksinasi tersebut. Dan ditargetkan, vaksinasi itu tuntas pada akhir Agustus mendatang.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya terus mengejar target yang ada. Dimana ada 13 ribu nakes yang menerima vaksinasi booster tersebut.

Dan untuk kendala saat ini, adanya nakes berusia lanjut (lansia) yang gagal dilakukan vaksinasi. Mereka adalah seperti dokter, bidan, perawat dan lainnya yang sudah purna tugas.

"Sehingga, beberapa pemeriksaan masih tertunda. Karena kondisinya pada saat diperiksa tidak memungkinkan untuk divaksinasi saat itu, mungkin tensi darahnya tinggi dan lain sebagainya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (21/8/2022).

Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya telah mendistribusikan stok vaksin sesuai kebutuhan ke semua faskes (fasilitas kesehatan) yang melayani vaksinasi.

"Seperti rumah sakit, klinik dan faskes lainnya," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka layanan vaksinasi bagi nakes yang bekerja dengan praktek swasta. 

Perlu diketahui, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua sesuai Surat Edaran Nomor HK.02.02/C.3615/2022 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes.

Kemudian, untuk jenis vaksin yang disuntikkan menyesuaikan dengan vaksin primer yang telah diberikan  sebelumnya.

"Tergantung vaksin primernya apa, di Kemenkes sudah ada daftarnya. Jadi  kalau dosis pertamanya apa, nanti dosis keduanya apa, lalu dosisnya berapa jumlahnya," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved