Berita Surabaya Hari Ini

Keterangan Saksi Saling Tumpang Tindih, Penasehat Hukum Mas Bechi Minta Dihadirkan 2 Saksi Penting

para saksi yang dimintai kesaksian saat mengikuti momen interview pada tahun 2017 silam itu, justru memberikan keterangan yang saling tumpang tindih. 

surya.co.id/Luhur Pambudi
Mas Bechi menghadiri sidang di Kantor PN Surabaya, Jumat (19/8/2022) malam 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA-Enam orang saksi dalam persidangan kasus pemerkosaan santriwati yang diduga dilakukan Mas Bechi (41), lebih banyak menceritakan momen interview tenaga medis, yang dialami oleh para saksi. 


Momen interview terhadap santriwati tersebut, diduga, menjadi momen dimana terdakwa melakukan perbuatan tak senonoh, dalam dakwaan kasus tersebut. 


Namun, para saksi yang dimintai kesaksian saat mengikuti momen interview pada tahun 2017 silam itu, justru memberikan keterangan yang saling tumpang tindih. 


Bahkan, beberapa poin keterangan yang disampaikan sejumlah saksi, makin mengaburkan kebenaran atas dugaan perbuatan kekerasan seksual yang sama sekali dianggap oleh terdakwa, tidak pernah perbuatannya. 


Penasehat Hukum (PH) terdakwa I Gede Pasek Suardika mengatakan, keterangan saksi urutan ke-4, yang dimintai kesaksian dalam sidang di Ruang Cakra Kantor PN Surabaya, Senin (22/8/2022), salah satunya. 


Saksi ke-4 menyebut, dirinya menjalani sesi interview di sebuah teras gubuk pondok, dihadapan terdakwa ditemani oleh saksi ke-3 yang telah dimintai kesaksian pada sidang agenda serupa, pada Jumat (19/8/2022) kemarin. 


Anehnya, kesaksian saksi ke-3, pada pekan lalu, secara terang, dan tentunya disaksikan oleh majelis hakim persidangan. Mengaku, bahwa dirinya tidak ditemani oleh siapapun, atau sendirian, saat menjalani sesuai interview tersebut. 


"Nah hal ini diakui juga, di gubuk itu, di teras, durasinya sama, hanya: saksi yang hari ini (saksi ke-4) menyatakan mereka berdua dengan saksi kemarin (saksi ke-3). Saksi kemarin, menyatakan, dia sendirian," katanya di depan Ruang Sidang Cakra, Kantor PN Surabaya, Senin (22/8/2022). 


Ada juga kejanggalan lain yang disampaikan oleh saksi ke-4. Yakni, pengakuannya mengenai adanya proses mandi kemben di dalam kolam yang terdapat di dekat teras gubuk pondok. 


Bagi I Gede Pasek, pernyataan tersebut dinilai janggal. Karena faktanya, area kolam yang dimaksud oleh saksi ke-4, menyerupai kolam ikan hias, yang letaknya berada di bagian bawah bangunan teras gubuk pondok. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved