Berita Malang Hari Ini

Sudah Rampung Sejak Juli 2022, Malang Creative Center Belum Diresmikan

Malang Creative Center (MCC) hingga kini belum juga diresmikan oleh Pemerintah Kota Malang, meski pembangunan fisiknya telah rampung pada 20 Juli 2022

suryamalang/rifky
Gedung Malang Creative Center (MCC) milik Pemkot Malang akan disewakan ke pihak ketiga 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Malang Creative Center (MCC) hingga kini belum juga diresmikan oleh Pemerintah Kota Malang, meski pembangunan fisiknya telah rampung pada 20 Juli 2022 kemarin.


Gedung setinggi delapan lantai itu, nantinya bakal diisi oleh para pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang.


Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan alasannya, kenapa MCC ini tak kunjung diresmikan dan difungsikan.


Hal ini, ternyata disebabkan oleh sejumlah faktor, yang salah satunya ialah berkaitan dengan manajemen pengelolaan MCC yang kini sedang digodok.


"Kami launching sekitar Oktober atau November 2022 nanti. Pokoknya, saat dilaunching, MCC ini harus sudah terisi. Target kami harus sudah terisi dalam jeda waktu dua bulan mendatang," ucap Sutiaji, Jumat (26/8/2022).


Dia menargetkan, saat peresmian nanti, harus sudah ada 70 persen, dari kapasitas MCC ini sudah terisi oleh para pelaku ekonomi kreatif.


Oleh sebab itu, manajemen pengelolaan MCC ini dalam waktu dekat ini bakal dibentuk.


Pemkot Malang pun akan melakukan kajian, terkait pengelolaan gedung senilai Rp 98 Miliar.


Di mana, untuk pengelolaan MCC saat ini masih berada di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang dan Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas).


"Nanti akan kami lihat, mana-mana yang dikerjasamakan, mana yang akan kami buat kajian, sistem pengelolaan dan keterlibatan komunitas akan terus dilakukan," terangnya.


Meski gedung tersebut difungsikan untuk para pelaku ekraf, Pemkot Malang nanti akan melakukan proses kurasi kepada UMKM yang akan membuka galerinya di MCC.


Sutiaji menyampaikan, bahwa saat ini ada sekitar 6.000 UMKM di Kota Malang.


Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih, berdasarkan proses kurasi yang dilakukan oleh manajemen pengelola MCC.


"Karena MCC ini permintaan dari komunitas. Jadi gak hanya 17 subsektor saja yang masuk, tapi juga bagaimana menumbuh kembangkan ekraf di Kota Malang, jadi yang masuk harus melalui proses kurasi," ujarnya.


Di sisi lain, Pemkot Malang juga berencana membuka kerjasama dengan pihak-pihak lain yang ingin menyewa tempat di MCC ini.


"Untuk sewa insyaallah nanti tergantung manajemen," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved