Berita Batu Hari Ini

Pemkot Batu Salurkan Bantuan Penunjang Usaha Senilai Rp 90 Juta

Pemkot Batu menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kewirausahaan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ikut PKH Graduasi Mandiri

suryamalang.com/Benni Indo
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso bersalaman dengan warga saat menyalurkan bantuan, Selasa (30/8/2022). Pemerintah Kota Batu tidak menyalurkannya dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk enam rombong, dua genset, dan sebuah mesin jahit. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pemerintah Kota Batu menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kewirausahaan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ikut Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi Mandiri senilai Rp 90 juta.

Pemerintah Kota Batu tidak menyalurkannya dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk enam rombong, dua genset, dan sebuah mesin jahit.

Peralatan tersebut nantinya akan digunakan oleh keluarga penerima sebagai penunjang kerja.

Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mengatakan bahwasannya bantuan tersebut rutin disalurkan.

Ada sembilan orang yang menerima bantuan. Sebelum menerima bantuan, tim telah memverifikasi kelayakannya.

"Sembilan orang ini sudah diverifikasi oleh tim PKH. Lalu mereka ditanya apa yang dibutuhkan," kata Punjul.

Penyaluran bantuan ini menyesuaikan kebutuhan penerima. Bantuan ini diharapkan bisa menjadi sarana kerja penerima sehingga bisa menjadi keluarga yang mandiri.

Sebelumnya sudah ada 20 KPM yang menerima bantuan alat usaha senilai Rp 94,2 juta.

Peralatan yang mereka terima seperti peralatan tambal ban beserta kompresor, alat-alat salon kecantikan, catering, las dan lainnya.

Punjul mengatakan ada 3.725 KPM aktif pada tahun ini. Pemkot Batu menargetkan pada akhir 2022 setidaknya ada 90 KPM yang lulus dari PKH untuk mendapat bantuan fasilitas sesuai kemampuan. 

"Sedangkan secara menyeluruh dari pelaksanaan program hingga saat ini, sebanyak 393 KPM telah lepas dari tanggungan pemerintah," imbuhnya. 

Selain bantuan graduasi mandiri, juga ada banyak program bantuan yang dianggarkan dari APBN melalui Kemensos RI dan APBD Kota Batu.

Program bantuan dari APBN yang telah terserap 100 persen di antaranya ada PKH tahap 2 senilai Rp 2,9 miliar untuk 4.167 KK. 

Kadinsos Kota Batu Ririck Mashuri menguraikan, selain memberikan bantuan graduasi mandiri, pihaknya juga telah melakukan pendistribusian bantuan pangan non-tunai atau program sembako pada Juni lalu senilai Rp 1,3 miliar. Targetnya ada 6.529 penerima dari anggaran APBN Kemensos RI.

Di samping itu, ada pula bantuan sosial tunai (BST) Kemensos tahap lima dan enam dengan penyerapan100 persen sejumlah Rp 4,2 miliar dengan target 7.037 dari anggaran APBN Kemensos RI.

"Belanja hibah kepada badan, lembaga, organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia penyerapan juga sudah 100 persen senilai Rp 275 juta. Kami menyalurkannya ke tiga lembaga yakni Tagana, Karang Taruna dan Pertuni," bebernya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved