Berita Jawa Timur Hari Ini

Mobil Carry Mendadak Terbakar di SPBU, Ditemukan Jeriken dan Drum, Pengemudi Melarikan Diri

mobil Suzuki Carry hijau tua Nopol N 1243 DF terbakar usai pengemudi mengisi BBM di SPBU Semampir, pengemudi melarikan diri

surya.co.id/nen
Petugas SPBU Semampir dan warga tengah berupaya memadamkan api yang melalap mobil Suzuki Carry usai isi BBM, Senin (5/9/2022). 

SURYAMALANG.COM|PROBOLINGGO - Satu unit mobil Suzuki Carry hijau tua Nopol N 1243 DF terbakar usai pengemudi mengisi BBM di SPBU Semampir, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (5/9/2022) sekira pukul 05.45 WIB. 

Dari peristiwa itu terungkap bila mobil tersebut mengangkut belasan jeriken berisi BBM dan dua drum. 

Personel Polsek Kraksaan telah rampung melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi. 

Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto mengatakan peristiwa kebakaran bermula saat pengemudi mobil Suzuki Carry mengisi BBM di SPBU Semampir. Pengemudi mengisi BBM sebesar Rp 300.000.

"Setelah rampung mengisi BBM, pengemudi menyalakan mesin mobil. Namun, mobil tak kunjung hidup. Setelah berulang kali mencoba menghidupkan mobil, justru api muncul dan membakar area kabin," katanya. 

Melihat kobaran api, petugas SPBU dan warga berupaya memadamkan dengan APAR dan mendorong mobil menjauh dari dispenser pengisian BBM. 

Kecekatan mereka membuat api cepat dipadamkan.

Peristiwa kebakaran ini juga sempat terekam kamera ponsel pengendara yang melintas di jalan raya depan SPBU. 

"Di dalam mobil terdapat 15 jeriken dan dua drum yang berisi BBM. Beruntung api tak menyambar jeriken, drum, maupun dispenser pengisian BBM. Petugas SPBU serta warga cepat memadamkannya," terangnya. 

Sujianto menyebut, berdasar keterangan yang dihimpun, pengemudi mobil tak mengisi BBM ke dalam jeriken maupun drum di SPBU Semampir. Jeriken dan drum itu diletakkan di area kursi penumpang belakang. 

Saat api melalap kabin mobil, pengemudi melarikan diri. 

Saat ini mobil carry dan 15 jeriken berukuran 25 liter dan dua drum itu diamankan di Mapolsek Kraksaan. 

"Kami masih menyelidiki peristiwa kebakaran mobil ini. Apabila pemilik atau pengemudi mobil sudah ditemukan, kami akan proses hukum. BBM dalam jeriken itu belum diketahui pasti apakah untuk ditimbun atau diecer," pungkasnya. (nen) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved