Honda DBL with KFC 2022

Putra-Putri SMASA PERTAMA Lolos Playoff Honda DBL with KFC 2022

penyisihan grup Honda DBL with KFC 2022 Seri Jatim di Malang (South Region). Tim SMAN 1

Editor: Adrianus Adhi
DBL Indonesia
HAPPY: Para pemain, ofisial, personil dance, dan maskot tim putri dan putra SMAN 1 Blitar berfoto bersama usai memastikan lolos ke babak Playoff Honda DBL with KFC 2022 Seri Jatim di Malang (South Region). 

SURYAMALANG.com, Malang - KETIKA tim basket sekolah lainnya masih berjuang mati-matian di babak penyisihan grup Honda DBL with KFC 2022 Seri Jatim di Malang (South Region). Tim SMAN 1 Blitar bisa tersenyum lega. Lantaran tim putra dan putri mereka telah mengantongi tiket lolos ke babak selanjutnya atau Playoff.

Kepastian itu diraih oleh tim putra Smasa (julukan SMAN 1 Blitar) usai menang telak 64-10 atas MAN 1 Malang, pada laga yang berlangsung di GOR Bimasakti, Senin (6/9). Itu adalah kemenangan kedua yang dicatatkan tim polesan coach Andy Setiawan Ongkowijoyo ini. Setelah pada laga pembuka timnya berhasil menundukkan SMA Santa Maria Malang, 51-7, Jumat (2/9) lalu.

Dengan membungkus dua kemenangan, otomatis putra Smasa sukses memuncaki klasemen Grup G yang diisi tiga tim tersebut. Mereka sukses menyusul tim putrinya yang lebih dahulu memastikan tiket lolos Playoff, dengan status juara Grup D, usai memetik kemenangan kedua pada Minggu (5/9) kemarin.

Kesuksesan putra Smasa merebut tiket Playoff itu tak lepas dari performa gemilang nyaris seluruh pemainnya yang terdaftar di roster. Semua memberi kontribusi. Terlebih Aldo Diaz Saputra dan Dias Wahyu yang sama-sama menorehkan 12 poin saat menundukkan MAN 1 Malang. Aldo yang bermain 26 menit 29 detik juga menyumbang 5 assist dan 6 rebound. Sedangkan Dias Wahyu yang berada di lapangan selama 23 menit 4 detik juga mencetak 7 steal, serta 2 assist. Kapten tim Daud Febriwianto menyumbang 8 poin, 3 rebound dan 3 asssist.

Meski menang besar dan melanjutkan perjalanan ke fase playoff, coach Andy selaku pelatih tim putra Smasa mengaku belum puas dengan performa anak asuhnya di pertandingan ini. "Pertahanan masih jelek, tanggung jawab pemain pun masih kurang," keluh Andy selepas pertandingan. "Saya ingatkan anak-anak agar tak berpuas diri. Justru harus berlatih lebih giat lagi karena di abbak selanjutnya (Playoff), lawan lebih berat,” ujarnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved