Berita Surabaya Hari Ini

Perseteruan Kades Sopir Pajero yang Tuduh Polisi Palak Sopir Pickup Rp500 Ribu, Berakhir Damai?

Viral video sopir Pajero Sport menuduh petugas polisi memalak denda tilang seharga Rp500 ribu, bakal berakhir damai

dok.ist
Tangkapan layar video viral sopir mobil Pajero terlibat perseteruan dengan oknum anggota polisi di Tol Lebani, Gresik, Jatim 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA-Viral video sopir Pajero Sport menuduh petugas polisi memalak denda tilang seharga Rp500 ribu, yang belakangan berbuntut pada pelaporan dugaan pelanggaran UU ITE, tidak menutup kemungkinan, bakal berakhir damai. 

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, peluang untuk akhir damai antara kedua belah pihak dari kasus yang sudah dilaporkan sejak Minggu (4/9/2022) itu, dapat difasilitasi melalui tahapan restorative justice. 

Namun, proses tersebut tentunya harus melalui persetujuan kedua belah pihak, yakni pelapor Brigadir SA, anggota PJR Ditlantas Polda Jatim, sebagai tertuduh dalam video viral tersebut

Dan sosok Kepala Desa (Kades) Sumberrame, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, berinisial SW, sebagai pihak terlapor. 

"Masalah restorasi, mungkin belakangan. Tapi kami pasti akan fasilitasi untuk restorative justice bilamana kedua belah pihak menginginkan," katanya pada awak media, di Mapolda Jatim, Selasa (6/9/2022). 

Oleh karena itu, pihaknya, dalam hal ini, Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim masih terus mendalami pelaporan yang kini telah masuk tahap penyelidikan. 

Kombes Pol Farman mengatakan, pihaknya sedang berfokus memeriksa sejumlah saksi, dan alat bukti yang telah dibawa oleh pihak pelapor. 

"Saat ini kita sudah memeriksa beberapa orang saksi untuk mencari tahu sejauh mana perbuatan dari yang mengupload (penyebar) ini apakah berkategori atau tidak ke (pelanggaran) undang-undang ITE," terangnya. 

Saat disinggung mengenai rencana pemanggilan sosok terlapor, SA. Kombes Pol Farman menegaskan, pihaknya masih menjadwalkan agenda pemeriksaan terhadap pihak terlapor. 

"Iya tentunya ada agenda penanggilan. Sekarang masih fokus kepada saksi-saksi. Iya masih dijadwalkan ya," pungkasnya. 

Halaman
1234
Sumber: surya.co.id
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved