Minggu, 26 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Wali Kota Malang Sutiaji Optimis pada 2028 Kota Malang Bebas dari Banjir

Wali Kota Malang, Sutiaji optimis pada 2028 nanti Kota Malang dapat terbebas dari banjir.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/rifky
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau proses normalisasi saluran air di Jalan Pisang Candi Kota Malang 

SURYMALANG.COM | MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji optimis pada 2028 nanti Kota Malang dapat terbebas dari banjir.

Hal tersebut dia sampaikan usai melihat langsung proses pengerukan sampah dan sedimen Jalan Pisang Candi Kota Malang pada Selasa (6/9/2022).

Sutiaji menyampaikan, bahwa pihaknya kini sedang menuntaskan proses penyusunan master plan drainase.

Ditargetkan, pada akhir 2022 nanti, master plan drainase tersebut sudah terbentuk dan pemetaan dilakukan pada 2023 mendatang.

"Insya Allah kalau kita komitmen dengan masterplan yang saat ini sudah finalisasi 2022 ini. Nanti di 2023 wilayah mana yang kita selesaikan. Insya Allah tahun 2028 kita sudah clear (banjir)," ucapnya.

Sutiaji menyampaikan, melalui master plan drainase ini nanti dapat menentukan wilayah mana yang menjadi skala prioritas banjir.

Misalkan di suatu daerah tidak terdapat drainase, Pemkot Malang bakal membangun drainase.

Dengan begini, maka diharapkan dapat memudahkan dalam pemantauan dan dapat terprediksi dan terencana.

"Sistem yang ada dari dulu ini memang banyak irigasi, jadi bertolak belakang dengan prinsip drainase. Maka kalau kita konsisten, apa yang dirancang dalam masterplan, program-programnya kita jalankan mulai 2023 dan Rencana Pembangunan Daerah 2024 dan seterusnya, inshaallah bisa bebas banjir 2028," urainya.

Saat ini, upaya Pemkot Malang dalam menuntaskan banjir dimulai dengan melakukan pengerukan sampah dan sedimen di saluran air.

Hingga awal September 2022 ini, total sudah ada 15 saluran air yang sudah dinormalisasi oleh DPUPRPKP Kota Malang.

Sutiaji mengatakan, bahwa pengerukan sampah dan sedimen ini sudah terbukti mengurangi resiko genangan air sebesar 20-30 persen.

Hal ini dibuktikan dari pantuan petugas di sejumlah saluran air yang sebelumnya telah dilakukan pengerukan sampah dan sedimen.

"Dengan pengerukan di Pisang Candi ini kami optimis dapat mengurangi genangan yang dikeluhkan warga,"

"Apalagi DPUPRPKP juga telah membuat sudetan di jalan Dieng dan Jalan Kelapa Sawit," tandasnya.

Berikut 15 saluran air yang sudah dinormalisasi oleh Pemkot Malang :

1. bukirsari
2. Terusan dieng
3. Lodan
4. Kemirahan
5. Panorama
6. Bajang ratu
7. klayatan gg 3
8. Mayjen sungkono (pcp)
9. Belakang RST (kali kutuk)
10. Polowijen
11. Jl. Tenaga
12. Pasar Gadang
13. Jl S Parman (utara Hotel Atria)
14. Jl Letjen Sutoyo
15. Jl Pisang Candi

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved