Berita Tulungagung Hari Ini

Dorong Motor Teman, Remaja 15 Tahun Tewas Akibat Tertabrak Mobil Pikap di Tulungagung

Remaja berinisial SAP (15) tewas akibat tertabrak mobil pikap di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
Polres Tulungagung
Mobil pikap yang menabrak remaja berinisial SAP (15) di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Jumat (9/9/2022) siang. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Remaja berinisial SAP (15) tewas akibat tertabrak mobil pikap di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Jumat (9/9/2022) siang.

SAP tertabrak mobil pikap saat mendorong motor temannya, AD (16) yang mogok.

Pengemudi pikap yang berusaha menghindar, justru menabrak rumah warga.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, mengatakan korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja.

SAP mendorong dengan kaki sepeda motor AD, Yamaha NMax yang sedang mogok.

"Mereka melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur," terang Anshori kepada SURYAMALANG.COM.

Sebelum kecelakaan, diduga AD dan korban menghindari lubang jalan.

Mereka tidak bisa menguasai kendaraan masing-masing.

AD jatuh ke arah kiri, sementara SAP jatuh ke arah kanan di lajur berlawanan.

"Mobil pikap melaju dari arah berlawanan. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, pengemudi pikap tidak bisa menghindar," sambung Anshori.

Mobil pikap warna hitam ini dikemudikan oleh M Iksan (33), asal  Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Iksan berusaha menghindari  tabrakan, namun gagal karena posisi jatuh korban sudah terlalu dekat dengan mobilnya.

Iksan yang banting setir justru menabrak teras rumah warga, sebelum akhirnya berhenti.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertabrak pikap," tutur Anshori.

Jenazah korban dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sementara AD dan Iksan diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Dua sepeda motor dan pikap yang terlibat kecelakaan dibawa ke Unit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung.

"Kami masih minta keterangan para saksi," terang Anshori.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved