Berita Malang Hari Ini

Gelar Unjuk Rasa, PMII Kota Malang Tolak Adanya Bantuan BLT BBM untuk Masyarakat

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang menggelar unjuk rasa memprotes kenaikan BBM bersubsidi

suryamalang.com/rifky
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang saat menggelar unjuk rasa tolak kenaikan BBM bersubsidi di depan gedung DPRD Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Gelombang unjuk rasa protes atas kenaikan BBM bersubsidi kembali digelar oleh mahasiswa di Kota Malang, pada Senin (12/8/2022).

Kali ini, unjuk rasa tersebut digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang di depan gedung DPRD Kota Malang.

Mahasiswa menolak dengan tegas kenaikan BBM bersubsidi yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini eksekutif pada 3 September 2022 kemarin.

Selain itu, PMII Kota Malang juga menolak dengan tegas adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang langsung diberikan oleh pemerintah.

Baginya, BLT BBM ini sifatnya hanyalah sementara untuk masyarakat, dan tidak untuk sebuah solusi untuk jangka panjang.

"Kami tegas menolak BLT. Kami rasa subsidi BBM lebih penting, karena kelanjutan itu konsekuensi untuk jangka panjang. Dan BLT itu hanya sementara," ucap Koordinator aksi Muhammad Sai Yusuf.

Unjuk rasa yang dimulai sejak pukul 12:00 WIB itu berlangsung dengan aman dan tertib.

Para mahasiswa membentangkan sejumlah poster, atas kenaikan BBM bersubsidi ini dari pemerintah.

Mereka juga menyampaikan orasi, serta menyampaikan puisi atas kebijakan kenaikan BBM bersubsidi ini.

Bagi mahasiswa, masyarakat sudah terkena 'prank' dari pemerintah.

Setelah pada 1 September 2022 kemarin pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM, namun kenaikan BBM baru disampaikan dua hari berselang di 3 September 2022.

"Ini merupakan 'prank' dari pemerintah kepada masyarakat. Kebijakan yang diambil eksekutif ini tidak selaras dengan kebijakan legislatif," ujarnya.

Di sisi lain, puluhan petugas kepolisian dibantu dengan TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Malang ditugaskan untuk mengamankan aksi.

Unjuk rasa pun berjalan kondusif, hingga mahasiswa pergi meninggalkan area Alun-Alun Tugu Kota Malang.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved