Berita Arema Hari Ini
Javier Roca Sesalkan Pemain Pilar Arema FC Absen Lawan Persib Bandung, Hingga Beberkan Alasan Kalah
Javier Roca juga beberkan alasan Arema FC kalah melawan Persib Bandung dengan skor akhir 1-2 hingga membuatnya kecewa.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelatih Arema FC, Javier Roca sesalkan pemain pilar Arema FC absen di laga Arema FC Vs Persib Bandung pada Minggu (11/4/2022).
Bahkan secara blak-blakan Javier Roca juga beberkan alasan Arema FC kalah melawan Persib Bandung dengan skor akhir 1-2 hingga membuatnya kecewa.
Bagaimana tidak di awal debutnya menjadi pelatih Arema FC tersebut berakhir dengan kekalahan.
Meski pada babak pertama Arema FC sempat unggul 1-0 lewat gol Dedik Setiawan di menit 45.
Namun, Persib berhasil comeback pada 45 menit kedua melalui gol-gol Beckham Putra (49') dan David da Silva (88').
Javier Roca pun mengaku kecewa dengan hasil ini.
Namun, ia mengatakan sebenarnya Arema FC tidak kalah secara permainan dari Persib.
"Jadi, secara permainan bisa dibilang kami menguasai. Tapi, kan itu tidak cukup untuk memenangkan pertandingan," ujar pelatih asal Chile tersebut.
Javier Roca melanjutkan, ada dua alasan yang menuruntya berpengaruh ke kekalahan tim.
Alasan pertama adalah permainan defensif yang diperagakan Persib.
Rapatnya permainan Henhen Herdiana dkk membuat delapan upaya tendangan Arema FC tak membuahkan hasil dengan hanya dua mengarah ke gawang.
"Memang sulit kalau satu tim itu bermain secara defensif dengan menaruh 9 atau 10 orang," kata pelatih berusia 45 tahun itu.
"Bukan hanya Arema, semua tim yang mengumpulkan pemain di 30 meter (pertahanan) sebenarnya sangat susah."
"Selain itu, kami kurang tenang, kurang sabar untuk berkreasi dan menciptakan ruang untuk teman kami mencetak gol," imbuhnya.
Seperti dilansir dari Kompas: Tumbang di Tangan Persib , Javier Roca Ungkap 2 Alasan Kekalahan Arema
Alasan kedua dan sekaligus alasan utama adalah fisik pemain Arema FC yang dirasa kurang maksimal.
Javier Roca mengungkapkan fisik Dedik Setiawan dkk tidak sesuai harapan.
Beberapa pemain diungkapkan mengalami masalah kesehatan karena dipaksa bermain dalam beberapa pertandingan terakhir.
Misalnya adalah Adilson Maringa yang mengalami cedera karena terus menjalani pertandingan intens.
"Maringa sakit, adductornya dia kena karena over training dan over pertandingan.
Banyak pemain yang hampir 40 hari nonstop pertandingan dan latihan," tutur mantan pelatih Persik Kediri.
"Evan Dimas dua hari saya datang, dia kena tifus. Itu alasan mereka tidak bisa tampil," tuturnya
Selain kedua pemain tersebut, Arema FC juga kehilangan Abel Camara dan Johan Ahmad Farizi karena cedera.
Sementara itu, pemain-pemain yang menggantikan mereka juga tidak dalam kondisi yang diharapkan.
"Kalau lawan datang dua kali dan dua kali mencetak gol itu menunjukkan kami punya masalah," terang Javier Roca.
"Apakah itu masalah komunikasi, apakah itu masalah posisi, apakah itu masalah tenaga (fisik)? Namun, apa yang kami prediksi dari awal masalahnya yang ketiga (fisik)," "Banyak pemain yang baru dapat kesempatan hari ini sudah lama tidak tampil dan di situ terkena masalah fisik.
Saya lebih ke arahkan ke situ," pungkasnya.
Jalannya pertandingan Arema FC Vs Persib Bandung
Di awal babak pertama Arema FC lebih memegang kendali permainan dengan upaya serangan dari sisi sayap.
Namun belum ada yang mengarah ke kotak pertahanan Persib Bandung.
Dalam 10 menit pertama pertandingan, kedua tim kerap kehilangan bola, umpan-umpan pendek antar pemain kerap dipatahkan lawan.
Begitu juga dengan percobaan direct ball yang dilakukan oleh anak asuh Javier Roca.
Arema FC dan Persib Bandung sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan mereka dalam laga ini.
Laga berjalan cukup alot hingga menit ke-15, banyak pelanggaran yang terjadi dari kedua tim.
Termasuk kartu kuning Daisuke Sato setelah menjegal Gian Zola.
Pada menit ke-19, Arema FC menghasilkan peluang dari sepakan penjuru.
Bola yang dieksekusi Rizky Dwi disambut Sergio Silva dengan sundulannya, tapi sayang masih melebar dari gawang Reky Rahayu.
Pada menit ke-33, Ilham Udin menghasilkan peluang terbaik Arema.
Ia melepaskan tembakan mengarah ke gawang, namun masih melebar dari sisi Teguh.
Permainan anak asuh javier Roca lebih cair, dan efisien bagaimana operan dari kaki ke kaki mereka lebih efisien dibandingkan skuad Luis Milla.
Persib terlihat kesulitan mengembangkan permainan, baik dari sisi sayap kanan melalui Ciro Alves dan Henhen maupun dari sayap kiri Zalnando dengan Febri Hariyadi.
Permasalahan di awal kerap sekali terjadi, umpan yang tidak sempurna membuat pemain Arema FC dengan mudah merebut bola.
Upaya Arema FC untuk merubah papan skor pertandingan membuahkan hasil pada menit ke-45.
Dedik Setiawan menyontek umpan Dendi Santoso utnuk merobek jala Reky Rahayu.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Luis Milla menarik Febri Hariyadi dan memainkan Beckham Putra Nugraha.
Apa yang dilakukan Luis Milla berdampak instan pada pertandingan.
Beckham Putra sukses membobol gawang Teguh Amiruddin pada menit ke-49.
Berawal dari umpan silang Zalnando di sisi kiri yang mengarah ke kotak penalti Arema.
Bola dapat dihalau oleh pemain Singo Edan, namun mengarah ke Beckham Putra.
Beckham dalam posisi ideal, ruang yang kosong dan tanpa penjagaan pemain Arema, ia melepaskan tembakan keras dari jarak dekat yang mengarah ke pojok kanan gawang Teguh.
Sko 1-1 untuk kedua tim.
Apes bagi Persib, pada menit ke-63 Ricky Kambuaya harus mengakhiri laga lebih awal.
Pemain Persib Bandung itu tampak pincak ketika keluar lapangan dengan bantuan tim medis klub.
Ia digantikan oleh Dedi Kusnandar.
permainan Arema FC dan Persib Bandung lebih cair di babak kedua.
Kedua tim bergantian dalam melakukan serangan dan penguasaan bola.
Jelang waktu normal pertandingan usai, Persib Bandung kembali kehilangan pemain karena cedera.
Kali ini menimpa Erwin Ramdani setelah mendapat adangan dari Achmad Figo.
Erwin keluar lapangan didampingi tim medis dengan balutan perban di lengan kanannya.
Pada menit ke-87, Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan.
Gol David Da Silva merubah papan skor menjadi 1-2.
Seperti dilansir dari Super Skor: Hasil Arema FC vs Persib Bandung Liga 1, Skor 1-2, Beckham Jadi Penyelamat & DDS Pahlawan Si Maung
Berawal dari umpan direct Rachmat Irianto ke kotak penalti Arema FC, David da Silva jeli melihat kondisi di mana Teguh maju mengejar bola.
Dengan sekali sentuhan, David da Silva menchip bola untuk mengelabui Teguh.
Pada waktu tambahan babak kedua, Rizky Dwi sempat menceploskan bola ke gawang Reky, namun sayang golnya dianulir wasit karena berada dalam posisi offsiden sebelum melepaskan tembakan gawang.
Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Ikuti Berita Terkait Arema FC dan Liga 1 2022 Lainnya.
Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com