Berita Malang Hari Ini

Polemik Mata Air Sumber Pitu Jadi Rebutan PDAM Kota dan Kabupaten Malang, Tandon Air Disegel Warga

Terjadi polemik antara PDAM kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang (PDAM Kota Malang).

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI - Warga mendapatkan pasokan air bersih dari mobil tangki PDAM Kota Malang di Perumahan Bulan Terang Utama, Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Sabtu (12/1/2019). Ada gangguan di sumber air PDAM di Sumber Pitu, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kini terjadi polemik di sumber air bersih itu 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Mata air Sumber Pitu yang terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang sejak 2014 telah dimanfaatkan oleh dua perusahaan umum daerah (Perumda) air minum dari Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Melimpahnya air dari sumber pitu digunakan oleh masing-masing Perumda tersebut untuk melayani kebutuhan air warganya.

Terbaru, terjadi polemik antara Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

Baca juga: Forum Penyelamat Sumber Pitu Tumpang Protes Adanya Dugaan Eksploitasi Sumber Air oleh Kota Malang

Terutama terkait dengan perjanjian kerjasama, antara Perumda Tugu Tirta dengan Perumda Tirta Kanjuruhan terkait mata air sumber pitu.

Bahkan, sejumlah warga yang mengatasnamakan Forum Penyelamat Sumber Pitu juga mengendus adanya dugaan eksploitasi Sumber Pitu oleh Perumda Tugu Tirta.

Menindaklanjuti hal tersebut, Perumda Tugu Tirta bersama dengan Komisi B DPRD Kota Malang melakukan dengar pendapat, untuk mencari solusi, menyelesaikan persoalan ini pada Senin (12/9/2022) malam kemarin.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Trio Agus mengatakan, bahwa pihaknya menginginkan upaya penyelesaian terkait sumber pitu ini.

Sebab, telah terjadi penyegelan tandon air yang berada di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang oleh warga.

Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Malang terdampak gangguan layanan air bersih.

"Kami ingin ada penyelesaian. Termasuk langkah yang harus diambil. Jangka pendeknya seperti apa, karena saat ini posisi disegel, sambil menunggu kepastian penyelesaian, masyarakat bisa di back up," ucapnya kepada Surya, Selasa (13/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved