Berita Malang Hari Ini

Wali Kota Malang Angkat Bicara Soal Polemik Mata Air Sumber Pitu, Siap Bayar Asal Sesuai Ketentuan

Sutiaji mengatakan tak ingin menang-menangan soal polemik yang terjadi di mata air Sumber Pitu Kabupaten Malang: "Apapun hasilnya, kami taat kok"

SURYAMALANG.COM
Wali Kota Malang, Sutiaji kurang sependapat dengan adanya BLT BBM dari pemerintah 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji angkat bicara terkait polemik mata air Sumber Pitu di Kabupaten Malang yang jadi sumber air bersih PDAM Kota Malang.

Sutiaji mengatakan tak ingin menang-menangan soal polemik yang terjadi di mata air Sumber Pitu Kabupaten Malang.

Dia menginginkan, adanya solusi terbaik dari persoalan yang terjadi antara Perumda Tugu Tirta Kota Malang (PDAM Kota Malang)  dengan Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang (PDAM Kabupaten Malang).

Baca juga: Forum Penyelamat Sumber Pitu Tumpang Protes Adanya Dugaan Eksploitasi Sumber Air oleh Kota Malang

Pasalnya, perjanjian kerjasama untuk pemanfaatan air di sumber pitu antara keduanya sudah berakhir sejak 2021 kemarin.

Isu yang berkembang, Perumda Tugu Tirta belum membayar lagi biaya operasional, sesuai dengan perjanjian kerjasama yang pernah dilakukan.

"Dulu kami bayar Rp 600 sekian per meter kubik. Itu perintah bayarnya dari PKS 2016-2021. Ketika ada kekosongan itu, saat ini lah duduk bersama, Kenapa tidak dilakukan pada saat itu," ucapnya, Selasa (13/9/2022).

Sutiaji menyampaikan, sesuai dengan UU 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara mengamanatkan, bahwa persoalan sumber air ini bukanlah urusan daerah.

Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama mencari sebuah solusi untuk mengatasi persoalan yang saat ini sedang terjadi.

Sutiaji juga bersedia membayar biaya operasional jika hal tersebut memang harus dibayar sesuai dengan ketentuan.

"Misalkan sudah ada berapapun yang harus dibayar, ya akan kami bayar mulai waktu kemarin yang belum dibayar. Ini loh bukan uang kami, tapi uang rakyat. Apalagi ini untuk hajat hidup orang," ujarnya.

Baca juga: Polemik Mata Air Sumber Pitu Jadi Rebutan PDAM Kota dan Kabupaten Malang, Tandon Air Disegel Warga

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved