Berita Malang Hari Ini

Unisma Teruskan Tradisi Raih Penghargaan MURI dari Mahasiswa Baru Angkatan 2022

Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memperoleh penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia)

suryamalang/sylvi
Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memperoleh penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) saat penutupan kegiatan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika) mahasiswa baru, Rabu sore (14/9/2022). Ini merupakan tradisi yang dipertahankan tiap tahun dengan tema berbeda. 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memperoleh penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) saat penutupan kegiatan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika) mahasiswa baru, Rabu sore (14/9/2022).

Ini merupakan tradisi yang dipertahankan tiap tahun dengan tema berbeda.

Tahun ini mengangkat video dan slogan anti intoleransi, anti perundungan dan anti kekerasan seksual dari jumlah mahasiswa terbanyak.

Total produknya ada 4427 buah atau sebanyak jumlah maba angkatan 2022. Mereka mempublikasikan lewat akun IG, Tiktok dan youtube maba.

Penghargaan ini tercatat di MURI nomer 10.548. 

Perwakilan MURI Sri Widayati memberikan sertifikat pada Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi disaksikan Drs Muhaimin Iskandar MSi, Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum PKB, pengurus yayasan, para wakil rektor juga para dekan dan maba di gedung bundar. 

Ia memuji peran maba angkatan 2022 sehingga bisa mewujudkan pencatatan rekor itu.

"Maba Unisma angkatan 2022 keren. Baru masuk namun bisa memberikan kontribusi dalam pencatatan rekor MURI. Tiga hal itu merupakan dosa besar di dunia pendidikan," jelas wanita berhijab ini. 

Apa yang dibuat maba bisa jadi benteng agar tidak menjadi dosa besar karena konten buatan mereka.

Ia juga berharap kampus menjadi tempat yang nyaman dan aman buat peserta didik. Di acara itu ia juga berpesan agar mahasiswa juga harus bijak di medsos dan menyaring informasinya.

Slogan yang dibawa maba antara lain "Kampus Beradap Aman Dari Perundungan". Rektor Unisma menyampaikan terima kasih pada seluruh panitia Oshika Maba dan MURI. "Ini menambah semangat untuk selalu melahirkan inovasi dan kreatifitas kami," komentar Rektor.  

Dikatakan, ini adalah langkah baru setelah dua tahun karena pandemi Covid 19, Oshika Maba dilakukan secara daring.

Dua maba prodi Manajemen FEB yaitu Okta dan Astri mengatakan membuat Tiktok dengan tema anti perundungan. Mereka memilih tema itu karena masih saja ada kasus perundungan yang terjadi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved