Berita Malang Hari Ini

Ternyata Kursi Panjang di Kayutangan, Kota Malang Buatan Arek Klaseman

Sebagai kawasan wisata baru yang menonjolkan nilai-nilai heritage, Pemerintah Kota Malang pun memasang pernak-pernik untuk mempercantik kawasan itu.

SURYAMALANG.COM/Purwanto
Penataan kawasan Kayutangan Heritage bakal dilakukan, pada akhir Mei 2022 ini dan ditargetkan rampung pada akhir November 2022 mendatang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pengembangan kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang kini terus dilakukan.

Setelah zona satu dan dua rampung, kini zona tiga yang meliputi Jalan Basuki Rahmat sampai persimpangan Sarinah sedang dalam proses pembangunan.

Sebagai kawasan wisata baru yang menonjolkan nilai-nilai heritage, Pemerintah Kota Malang pun memasang pernak-pernik untuk mempercantik kawasan tersebut.

Mulai dari kursi taman, lampu taman, pedestrian jalan, hingga beragam pernak-pernik lainnya untuk menambah kesan heritage.

Terbaru, Pemkot Malang bakal menggunakan kursi taman buatan arek-arek Klaseman Kota Malang di Kayutangan Heritage zona III.

Klaseman dipilih, karena daerah tersebut telah dikenal sebagai sentra industri sanitair.

Beragam kerajinan yang terbuat dari batu banyak ditemui di sana.

Adanya potensi tersebut, membuat Pemkot Malang melirik untuk menggunakan produk lokal Malangan.

Hal ini juga sebagai bentuk untuk mengangkat kearifan lokal di Kayutangan Heritage.

"Kami sudah ke Klaseman untuk melihat kursi-kursi yang nantinya bakal dipasang di zona III Kayutangan Heritage. Ternyata bagus-bagus," ucap Diah Ayu Kusuma Dewi, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM.

Penggunaan produk lokal ini merupakan sebuah potensi di Kota Malang. Sebab, pernak-pernik untuk zona satu dan dua di Kayutangan Heritage memakai produk buatan luar Malang.

"Intinya kami ingin menonjolkan kearifan lokal. Kota Malang ini memiliki potensi," terangnya.

Jika di zona I dan II Kayutangan menggunakan kursi dari besi dan kayu, untuk zona III nantinya terbuat dari beton.

Total ada tiga perajin Klaseman yang dilibatkan dalam pembuatan kursi taman tersebut.

"Pokoknya saya minta harus lebih bagus kursinya. Apalagi ini terbuat dari beton. Jadi akan lebih kuat dan kokoh," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved