Berita Malang Hari Ini

PDAM Kota Malang Siapkan SPAM 3, Pengeboran Untuk Optimalkan Layanan ke Joyoagung Hingga Kebonsari

Pembangunan proyek SPAM 3 ini untuk melayani air bersih ke sejumlah wilayah,kawasan Joyoagung, Sumber Juwet Dieng, Terminal Mulyorejo dan Kebonsari

SURYAMALANG.COM/Perumda Tugu Tirta
Petugas Perumda Tugu Tirta saat melakukan pengerjaan pipa di tandon Buring 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Perumda Tugu Tirta Kota Malang kini mulai mempersiapkan diri untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) 3.

Pembangunan proyek SPAM 3 ini nantinya untuk melayani air bersih ke sejumlah wilayah.

Di antaranya ialah kawasan Joyoagung, Sumber Juwet Dieng, Terminal Mulyorejo dan daerah Kebonsari. 

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, M Nor Muhlas mengatakan, dengan dibangunnya SPAM 3 nanti, merupakan upaya untuk menambah produksi air baku di Kota Malang.

"Jika semua pengeboran sukses dilakukan, maka Insyallah akan menambah produksi air baku kita secara signifikan. Ini merupakan bagian dari upaya percepatan layanan air minum 100 persen untuk masyarakat," ucapnya dalam rilis Minggu (18/9/2022).

Sebelumnya, Perumda Tugu Tirta telah menuntaskan proyek pembangunan SPAM 2 yang terletak di dalam kawasan perkantorannya.

SPAM 2 tersebut dibangun untuk menambah produksi air baku di daerah Sawojajar dan sekitarnya.

Muhlas mengatakan, selain melakukan pembangunan SPAM, pihaknya juga memaksimalkan operasional pompa yang ada.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengcover layanan kepada pelanggan, utamanya yang berada di wilayah Kecamatan Kedungkandang.

"Kami juga mengatur out flow ke Tandon Mojolangu sehingga ada tambahan lebih ke Tandon Buring Bawah," ujarnya.

Out flow ke Tandon Mojolangu bisa disiasati, lantaran suplai ke reservoir tersebut sudah terbantu dengan adanya aliran dari Sumur Betek dan Sumur Tlogomas yang dapat menghasilkan masing-masing 20 liter air per detik.

Muhlas menambahkan, pihaknya juga melakukan pemasangan pompa tambahan dari Buring Bawah ke arah Buring Tengah dengan kapasitas 20 sampai dengan 40 liter per detik.

"Dipasang secara bertahap dengan pertimbangan jumlah inflow air baku. Lalu tahap berikutnya juga diarahkan dari Buring Tengah ke Buring Atas," tandasnya.

 

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved