Berita Malang Hari Ini

Konservasi Lutung Jawa di Hutan Malang Selatan Terancam, BKSDA Jatim : Ancaman Terbesarnya Manusia

Aktivitas manusia yang begitu masif di kawasan Malang Selatan baru- baru ini ditengarai turut mengancam kelestarian habitat hewan primata Lutung Jawa

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ BKSDA Jawa Timur
Konservasi satwa dilindungi Lutung Jawa di kawasan hutan Malang Selatan terancam seiring dengan masifnya aktivitas manusia 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Konservasi satwa dilindungi Lutung Jawa di kawasan hutan Malang Selatan dihantui berbagai ancaman.

Aktivitas manusia yang begitu masif di kawasan Malang Selatan baru- baru ini ditengarai turut mengancam kelestarian habitat hewan primata tersebut.

"Paling besar ancamannya adalah dari manusia. Pasalnya jika tidak diberikan edukasi, banyak masyarakat yang ingin memelihara Lutung Jawa," tandas Kepala BKSDA Jatim Nur Patria Kurniawan ketika dikonfirmasi.

Partria tak menampik jika keasrian ekosistem di hutan Malang Selatan tak lagi sebagus dahulu.

Kendati upaya pelestarian menemui berbagai ancaman, Partia menegaskan pihaknya terus berupaya melindungi satwa primata endemik di Pulau Jawa tersebut.

Saat ini terdapat dua titik hutan Malang Selatan yang menjadi tempat hidup liar Lutung Jawa.

Yakni kawasan hutan cagar alam Pulau Sempu, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Karena di kedua titik tersebut kami masih sering menemukan Lutung Jawa yang hidup dan berkembangbiak dengan baik," ungkap Partria.

Dua Lutung Jawa anakan yang berhasil diamankan oleh petugas BKSDA Jawa Timur.
Dua Lutung Jawa anakan yang berhasil diamankan oleh petugas BKSDA Jawa Timur. (Istimewa)

Menurut Partria, di alam liar Lutung Jawa bukan raja rantai makanan.

Hewan predator seperti macan menjadi pemangsa Lutung Jawa. Namun, proses sirkulasi rantai makanan tersebut berjalan alamiah dan tak menimbulkan kerusakan berarti.

Guna mencegah adanya perburuan liar Lutung Jawa, BKSDA berkoordinasi dengan Satuan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang menempati sebagian kawasan Malang Selatan untuk melakukan monitoring terhadap kelestarian ekosistem Lutung Jawa, lewat patroli. 


 Aktivitas manusia yang begitu masif di kawasan Malang Selatan baru baru ini ditengarai turut mengancam kelestarian habitat hewan primata tersebut.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved