Berita Malang Hari Ini

Natalia Clerin, Driver Mobil Prototipe Berbahan Bakar Hidrogen: Latihan Malam hingga Subuh

Natalia Clerin adalah driver mobil prototipe berbahan bakar hidrogen dari Tim Appate Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB)

suryamalang/sylvi
Natalia Clerin adalah driver mobil prototipe berbahan bakar hidrogen dari Tim Appate Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB). Ini merupakan mobil hasil riset terbaru yang akan dibawa berkompetisi di Shell-Eco marathon 2022 di sirkuit Mandalika NTT. Mahasiswa Teknik Mesin UB angkatan 2019 ini merasa senang mendapat kepercayaan sebagai driver. 

SURYAMALANG.COM|MALANG-Natalia Clerin adalah driver mobil prototipe berbahan bakar hidrogen dari Tim Appate Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB).

Ini merupakan mobil hasil riset terbaru yang akan dibawa berkompetisi di Shell-Eco Marathon 2022 di Sirkuit Mandalika NTT.

Mahasiswa Teknik Mesin UB angkatan 2019 ini merasa senang mendapat kepercayaan sebagai driver.

"Dari tim Apatte memang dari dulu punya driver cewek dan sekarang saya di beri kepercayaan menjadi driver prototipe hidrogen," jelas Natalia pada suryamalang.com, Selasa (20/9/2022).

Cewek langsing berkacamata itu mengatakan untuk persiapan latihan ke Mandalika, ia latihan malam hari saat sepi di jalan sekitar area Taman Kunang-Kunang di Jalan Jakarta.

"Esok paginya harus kuliah. Jadi harus pintar bagi-bagi waktu. Kapan harus riset, praktikum dll," kata dia.

Sebagai driver, meski cewek, tekanannya juga sama. Maka ia harus bisa memberikan yang terbaik nanti saat di sirkuit.

Untuk target  prototipe hidrogen, karena ini baru pertama kali berkompetisi, paling tidak bisa menyelesaikan satu race. Dikatakan, test drive umumnya dilakukan pada malam hari sampai subuh.

Menurut dia, ikut kompetisi ini penting.

"Karena komitmen kami adalah ingin jadi inspirasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gas emisi untuk pemanasan global," jawabnya.

Selain itu lewat kompetisi ini diharapkan bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dengan ilmu yang didapatkan.

Sehingga dapat terus berinovasi membangun mobil hemat energi untuk masa depan lebih baik.

Tentang kesulitan dalam mengendarai mobil ini, ia menjawab posisi driver harus menyesuaikan agar bisa mengemudikan mobil ini.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved