Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Mulai Persiapkan Bansos untuk Pengendalian Inflasi Dampak Kenaikan BBM

Pemkot Malang mulai mempersiapkan diri untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk pengendalian inflasi dan dampak kenaikan BBM.

suryamalang.com/rifky
Kepala BKAD Kota Malang, M Subkhan saat diwawancara terkait persiapan penyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk pengendalian inflasi dan dampak kenaikan BBM. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kota Malang kini mulai mempersiapkan diri untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk pengendalian inflasi dan dampak kenaikan BBM.

Persiapan ini dilakukan oleh sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang, sebelum penyaluran bansos ini dilakukan.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134 Tahun 2022 tentang Belanja Wajib dalam rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022. 

"Sesuai aturan tersebut, pemerintah daerah wajib mengalokasikan dua persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan dua persen dari Dana Bantuan Hibah (DBH)," ucap Kepala BKAD Kota Malang, M Subkhan saat ditemui Surya, Rabu (21/9/2022).

Dari hasil perhitungan kedua dana transfer tersebut, diperoleh anggaran sekitar Rp 5,3 Miliar.

Anggaran tersebut harus dialokasikan untuk bansos, penguatan ekonomi masyarakat hingga penciptaan lapangan kerja untuk pengendalian inflasi.

Subkhan menjelaskan, ada dua mekanisme yang diperuntukkan Rp 2,5 Miliar bagi Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskopindag) dan Rp 2,8 Miliar untuk bansos.

"Kalau Diskopindag untuk operasi pasar. Sedangkan untuk bansos nanti jangan sampai dobel akun. Misalnya, sudah diterima dari pusat, provinsi, dan kota gak boleh.

Makannya kami simpan dulu ke BTT," ujarnya.

Untuk pendistribusian bansos ini, nantinya akan diarahkan kepada Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved