Berita Malang Hari Ini

Gandeng Pertamina, Pemkot Malang Sediakan Gas Elpiji saat Operasi Pasar

Pemerintah Kota Malang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus menggelar operasi pasar guna mengendalikan inflasi

SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Kegiatan operasi pasar yang kini sedang gencar dilakukan oleh Pemkot Malang bersama TPID untuk kendalikan inflasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus menggelar operasi pasar guna mengendalikan inflasi.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari amanat Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2022 terkait sinergi untuk stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.

Demi menjaga stabilitas harga, Pemkot Malang juga menggandeng beberapa jajaran samping.

Satu di antaranya ialah Pertamina. Di mana saat operasi pasar, Pertamina turut bersumbangsih dengan menyediakan gas elpiji non subsidi kepada masyarakat.

Pertamina menyediakan pasokan elpiji 3 kg dan elpiji nonsubsidi Bright Gas. Selain itu juga difasilitasi penukaran tabung gas elpiji 3 kg untuk menjadi Bright.

"Masyarakat sudah kami imbau, terutama para ASN untuk menggunakan untuk menggunakan elpiji yang 12 kg. Jadi kali ini kita fasilitasi penukaran juga," ucap Ketua Dewan Pengawas Perumda Tunas Kota Malang, Elfiatur Roikhah.

Dia menyampaikan, dalam mengendalikan inflasi daerah ini, Pemkot Malang bersama TPID akan Akan menggelar 60 kali operasi pasar lagi hingga Desember 2022 mendatang.

"Kami akan gilir ke semua wilayah kecamatan. Kita ada 63 kali operasi pasar. Yang sudah dilakukan pertama kali di Sukun, lalu kemarin di GOR Ken Arok, lalu di Polehan," ujarnya.

Dia menyampaikan, bahwa operasi pasar bertujuan untuk mengendalikan harga.

Beberapa komoditi yang dipasarkan adalah beras medium, beras premium, tepung terigu, gula pasir, bawang merah, telur ayam negeri, minyak goreng, daging sapi, dan daging ayam.

"Seperti di Polehan kemarin, (23/9/2022), kami sediakan sekitar 500 kg untuk komoditi seperti daging ayam, daging sapi, telur. Hampir sama juga jumlahnya untuk komoditi lain. Kalau beras kita sediakan lebih banyak ya. Kurang lebih targetnya bisa 1.000-an (orang)," tandasnya.

Update Google News SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved