Reaksi Persebaya Atas Sanksi Denda Rp 100 Juta dan 5 Laga Home Tanpa Penonton

Persebaya Surabaya mendapat sanksi denda Rp 100 juta dan lima laga home tanpa penonton imbas kerusuhan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 15 Novemb

Penulis: Khairul Amin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Kerusuhan usai laga Persebaya vs Rans Nusantara FC di Stadion Gelora Delta. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya mendapat sanksi denda Rp 100 juta dan lima laga home tanpa penonton imbas kerusuhan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 15 November 2022.

Sanksi ini sesuai keputusan Komite Disiplin PSSI tertanggal 22 September 2022 yang ditandatangani Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing.

Lima laga home terdekat Persebaya adalah menjamu Barito Putera, Persik Kediri, Persis Solo, Persikabo, dan Bhayangkara FC.

Denda dan hukuman laga home tanpa penonton ini menyebabkan Bajol Ijo merugi sampai miliaran rupiah.  

"Jumlah tersebut akumulasi dari biaya perbaikan stadion dan beberapa infrastruktur, ditambah membayar denda hingga benefit ke sponsor yang tidak bisa di-deliver akibat larangan kehadiran penonton di laga home," tulis pengelola akun Persebaya, Minggu (25/9/2022).

"Kami harap kerusuhan ini menjadi yang terakhir dan bersama-sama memperbaiki diri untuk Persebaya yang lebih baik," tambahnya.

Manajemen Persebaya mengajukan banding atas sanksi tersebut.

"Kami mengirim permohonan banding," ungkap Ram Surahman, Sekretaris Persebaya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (25/9/2022).

"Sesuai regulasi, ada waktu tujuh hari untuk menyiapkan memori banding," lanjut Ram.

Ram enggan menjelasan alasan manajemen mengajukan banding.

"Kami akan bertemu tim legal untuk menyiapkan memori banding. Kami minta pengurangan hukuman," terangnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved