Berita Malang Hari Ini

Nelayan Sendang Biru Berharap Tuah Keberkahan Petik Laut

Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Malang, Muhammad Sanusi beserta Forkopimda Kabupaten Malang terkesima kemeriahan petik laut di Sendang Biru

suryamalang.com/erwin
Perayaan tradisi petik laut di Pelabuhan Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, berlangsung meriah, Selasa (27/9/2022). Ribuan warga memadati area pelabuhan untuk menyaksikan pelepasan sesajian ke laut lepas. 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Ribuan warga memadati kawasan Pelabuhan Sendang Biru untuk menyaksikan tradisi petik laut, Selasa (27/9/2022). Warga nampak begitu antuasias mengikuti tradisi turun temurun warisan leluhur tersebut.

Gundukan tumpeng sesaji petik laut disambut tari-tarian tradisional semakin menyemarakkan prosesi petik laut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Malang, Muhammad Sanusi beserta Forkopimda Kabupaten Malang terkesima dengan kemeriahan petik laut siang itu.

Khofifah mengatakan, petik laut sudah menjadi bagian agenda wisata terkemuka di Jawa Timur. Ia meminta warga Kabupaten Malang turut melestarikan tradisi petik laut.

"Semoga terus berkembang pariwisata di Kabupaten Malang terutama dengan adanya event petik laut ini. Gelaran tradisi seperti ini semakin menambah kekhasan wisata di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Malang," ujar Khofifah.

Selain pariwisata, Khofifah juga berencana melakukan pembahasan untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pelabuhan Sendang Biru.

"Karena fasilitas tersebut penting untuk menambahka energi alternatif di Pelabuhan Sendang Biru. Ini yang sedang kami bahas," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Malang Muhammad Sanusi memaknai tradisi petik laut sebagai momentum mengucap rasa syukur kepada sang pencipta.

Sanusi juga menyakini tradisi petik laut dapat meningkatkan jumlah tangkapan ikan nelayan.

"Tradisi petik laut ini bisa bikin ikan-ikan di laut gemuk-gemuk. Semoga tradisi ini dapat memberikan keberkahan bagi nelayan yang ada di Sendang Biru. Produktifitas tangkapan ikan di Sendang Biru lagi bagus bisa mencapai 200 ton dalam sehari," terang pengusaha tebu asal Gondanglegi tersebut.

Di sisi lain, Syahruddin (40) nelayan Sendang Biru berharap tuah keberkahan tradisi petik laut yang dilakukan setiap tahun. Menurutnya, tradisi petik laut memang wajib dilakukan.

"Kami istilahnya berterimakasih kepada gusti Allah yang telah memberikan berkah tangkapan ikan. Semoga setelah ini dan seterusnya tangkapan ikan selalu lancar dan banyak," beber Syahruddin di kapal miliknya.

Pria yang sudah puluhan tahun menjadi nelayan tersebut mengaku tengah menghadapi tantangan berat agar tetap eksis sebagai nelayan. Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi baru-baru ini membuat ongkos mencari ikan jadi membengkak.

"Kami sekarang harus merogoh kocek lebih dalam. Awalnya hanya Rp 5 juta modalnya sekarang bisa Rp 7 juta dalam sekali melaut," beber pria berlogat Madura ini.

Syahruddin menjelaskan, saat ini dirinya tengah berpacu dengan waktu untuk dapat menangkap ikan tuna sirip kuning dengan maksimal.

Rentang waktu September hingga Desember menurutnya merupakan waktu terbaik menangkap ikan tuna.

Ia menargetkan bisa menangkap ratusan ton tuna dalam beberapa hari. Kapal milik Syahruddin cukup besar hingga mampu menampung puluhan ton ikan.

"Bulan-bulan sekarang ini kami giat mencari tuna. Apalagai habis petik laut jadi semakin semangat dan berharap keberkahan," tutupnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved