Berita Situbondo Hari Ini

Dispendik Situbondo Krisis Kepala SD, 140 SD Dijabat Plt

140 sekolah dasar (SD) di Situbondo tanpa kepala sekolah definitif. 140 SD yang tersebar di 17 kecamatan itu dipimpin pelaksana tugas (plt).

Penulis: Izi Hartono | Editor: Zainuddin
indofamilyshop.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - 140 sekolah dasar (SD) di Situbondo tanpa kepala sekolah definitif.

140 SD yang tersebar di 17 kecamatan itu dipimpin pelaksana tugas (plt).

"Ini menunjukkan adanya krisis kepala sekolah di Situbondo," ujar Edy Wahyudi, Ketua DPRD Situbondo kepada SURYAMALANG.COM, Senin (26/9/2022).

Politisi PKB ini minta Dinas Pendidikan (Dispendik) segera mengisi kepala SD definitif.

"Dinas Pendidikan harus segera mengatasi krisis kasek ini," terangnya.

Kepala Bidang Pembina PTK Dispendik Situbondo, Andi Yulian Haryanto mengatakan pihaknya akan melatih 34 orang calon kasek yang sudah mendapat dan memiliki sertifikat kasek.

"Kami bekerja sama dengan penyelenggara Diklat untuk mengikutsertakan 60 orang calon kasek," ujar Andi.

Tapi sesuai aturan terbaru, 60 calon kasek tersebut tidak dapat mengikuti diklat.

Sebab, calon kasek yang mengikuti diklat itu harus dari guru penggerak.

Andi pesimis kebutuhan calon kasek itu terpenuhi dari guru penggerak.

"Makanya pagu sebanyak 60 orang calon kasek di luar guru penggerak yang direncanakan mengikuti diklat tahun ini. Mereka akan didiklat secara mandiri," kata Andi.

Dispendik juga akan mendiklat 16 guru penggerak yang disiapkan menjadi kasek.

"Kalau itu lulus semua, hanya 16 orang calon kasek dari guru penggerak. Saya sempat melobi Kementrian Pendidikan agar mendapat pagu tambahan sampai 60 orang itu," terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved