Berita Malang Hari Ini

Kerap Dikeluhkan Warga, Parkir Liar di Kompleks Area Sekolah Tugu Kota Malang Akhirnya Ditertibkan

Parkiran liar yang terletak di area kompleks sekolah yang berada di sekitaran Alun-Alun Tugu Kota Malang ditertibkan petugas gabungan

suryamalang.com/rifky
Petugas gabungan saat melakukan sidak parkir liar di depan Alun-Alun Tugu Kota Malang 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Parkiran liar yang terletak di area kompleks sekolah yang berada di sekitaran Alun-Alun Tugu Kota Malang ditertibkan, pada Kamis (29/8/2022).


Penertiban ini dilakukan oleh petugas gabungan, yang meliputi Satlantas Polresta Malang, Dinas Perhubungan Kota Malang dan Satpol PP Kota Malang.


Pengawas Parkir Dishub Kota Malang, Soeko Harianto mengatakan, bahwa penertiban ini dilakukan, setelah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat di media sosial.


Adanya keluhan tersebut, yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas melalui forum lalu lintas.


Kemudian disepakati untuk melarang adanya parkiran di kompleks sekolah yang berada di sekitaran Alun-Alun Tugu.


"Hasil forum lalu lintas diputuskan gak ada parkir. Karena ini sudah viral, mau gak mau harus kami laksanakan. Harus dilakukan penertiban," ucapnya.


Dalam penertiban parkir tersebut, sempat terjadi perdebatan, antara juru parkir dengan petugas di lapangan.


Petugas meminta, agar mulai besok, Kamis (29/9/2022) tidak ada lagi, kendaraan yang boleh parkir di luar SMAN 4, SMAN 1 dan SMAN 3 Kota Malang.


Dishub juga akan memasang rambu-rambu larangan parkir, untuk memperjelas, bahwa di wilayah tersebut tidak boleh digunakan parkir oleh kendaraan.


"Nanti akan kami pasang rambu P coret. Setelah itu kami tambah marka jalan, yang boleh parkir hanya guru. Nanti akan kami beri satu shaf tempat parkir. Selain itu tidak boleh," ujarnya.


Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppy Anggi Khrisna menyampaikan, bahwaparkir liar yang berada di area kompleks sekolahan ini cukup membahayakan.


Sebab, lokasi berada di dekat tikungan, seperti ysng berada di pojok SMAN 3, SMAN 4 dan di SMAN 1 Kota Malang.


"Yang parkir di tikungan itu membahayakan. Seharusnya area ini bukan untuk parkir," ucapnya.


Dia pun menyarankan, agar ke depan ada rambu lalu lintas larangan parkir di area tersebut.


Agar ke depan, tidak ada lagi kendaraan roda dua atau roda empat yang parkir.


"Harusnya ada tanda misalkan tidak boleh harus ada tanda P coret," ujarnya.


Selain itu, kendaraan yang ingin parkir di depan sekolah diperbolehkan, asalkan hanya khusus untuk tamu.


Hal tersebut disampaikan Yoppy saat melakukan sosialisasi bersama dengan jukir dan pihak sekolah.


"Kalau sifatnya isidentil, seperti ada tamu ya boleh. Kan cuma bentar. Yang penting kami sudah melakukan sosialisasi. Tinggal menunggu rambu lalu lintas saja," tandasnya

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved