Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UM Kembangkan Green Paper Bag, Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Limbah kertas dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menjadi kantong belanja ramah lingkungan yang diberi nama Green Paper Bag

suryamalang/sylvi
Limbah kertas dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menjadi kantong belanja dengan inovasi bisa bertransformasi menjadi media tanam dengan nama GP Bag (Green Paper Bag). Hal ini membuat produk ini ramah lingkungan ini 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Limbah kertas dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menjadi kantong belanja ramah lingkungan yang diberi nama GP Bag (Green Paper Bag).

Kantong belanja ini bisa bertransformasi menjadi media tanaman, hal ini membuat produk ini ramah lingkungan.

Inovasi kantong belanja ramah lingkungan ini diproduksi oleh Icha Wulan Pramesty (FMIPA), Halimatus Sa’diyah (FMIPA) dan Septianisya Ajeng M (FEB), serta Salsabila Safira Putri (FEB), dan Kartika Nandra Kinanti (FS).

Mereka dibimbing oleh  Kennis Rozana SPd MSi, dosen Jurusan Biologi  dan Bioteknologi, UM.

"Kebanyakan paper bag saat ini dibuang begitu saja dan dibiarkan menumpuk. Padahal jumlah permintaan paper bag terus meningkat dan berbanding terbalik dengan proses daur ulang yang masih minim," jelas Icha, ketua tim mahasiswa pada suryamalang.com beberapa waktu lalu.

Kondisi ini menjadikan peluang pasar bagi  GP Bag. Dikatakan, produk GP Bag hadir sebagai solusi penggunaan kantong plastik yang sulit terurai hingga berdampak buruk bagi lingkungan.

Pada GP Bag ini terdapat biji tanaman. Biji yang saat ini digunakan adalah biji tanaman berkayu (Muntingia Calabura).

Namun nantinya akan dilakukan diferensiasi biji tanaman berupa biji bunga. Sedang Halimatus menambahkan alasan pemilihan biji kersen pada paper bag.

"Kami memilih biji kersen, karena impact yang di timbulkan tanaman kersen cukup besar terhadap lingkungan," sebutnya. 

Daun Kersen memiliki kemampuan menyerap partikel debu dan absorben timbal di udara, serta mampu mengurangi kadar merkuri dalam tanah.

Sasaran dari GP Bag adalah toko pakaian yang menggunakan paper bag sebagai kemasan, toko oleh-oleh, toko souvenir, event organizer, dan seminar kit. Dikatakan, saat ini, pemasaran GP Bag masih terbatas di daerah Malang.

Serta ke market place lewat dengan harga Rp 3500 per kantong. "Para pemiliki toko dapat melakukan request desain yang mereka inginkan yang di sesuaikan jenis toko mereka. Sebab kami juga memiliki edisi desain  di tanggal dan event tertentu," tambah Kartika.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved