Mantan Kepala Desa Jadi Wartawan Gadungan di Bengkulu, Sempat Buang Uang Rp 1 Juta

Supran Efendi (40) menjadi wartawan gadungan untuk memeras Kelompok Tani (Poktan) Karya Muda di Desa Air Bening, Kabupaten Rejang Lebong.

Editor: Zainuddin
istimewa
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Supran Efendi (40) menjadi wartawan gadungan untuk memeras Kelompok Tani (Poktan) Karya Muda di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (9/2022).

Mantan kepala desa ini mengaku bekerja di media bernama 'Tribun Tipikor'.

Saat penangkapan, tersangka asal Desa Turan Baru itu sempat membuang uang Rp 1 juta.

Uang tersebut merupakan hasil pemerasan dari Poktan.

"Awalnya pelaku minta uang sebesar Rp 3,5 juta kepada poktan pada 22 September 2022," ujar Ipda Ibnu Sina Alfarobi, Kapolsek Bermani Ulu, Rabu (28/9/2022).

Pelaku mengancam akan menerbitkan berita dugaan dugaan penyimpangan bantuan ternak sapi oleh poktan.

Pelaku juga mengancam akan melaporkan dugaan penyimpangan bantuan tersebut ke kepolisian.

Pelaku minta uang Rp 3,5 juta agar tidak memberitakan dan melaporkan dugaan penyimpangan bantuan tersebut. 

Saat itu, korban hanya memiliki uang sebesar Rp 2,5 juta.

 Korban pun menyerahkan uang tersebut kepada pelaku.

Pelaku kembali menelepon korban pada Selasa (27/9/2022).

Pelaku minta sisa uang yang belum dibayarkan.

"Kemudian pelaku datang ke rumah korban untuk mengambil uang sebesar Rp 1 juta. Tapi, kami dan korban sudah kordinasi."

"Saat pelaku mengambil uang, langsung kami tangkap," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved