Polres Tuban

Melarikan Diri Usai Cabuli Anak Tetangga, Kakek Cabul di Tuban Kini Buron

Seorang pria berusia 63 tahun di Tuban jadi buron atas kasus pencabulan anak di bawah umur. Polisi kini memburunya.

Tribunnews
Ilustrasi Pencabulan 

SURYAMALANG.COM|TUBAN - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Bangilan, belum menemui titik terang.

Sebelumnya diberitakan, terlapor T (63), tega menyetubuhi S (9) yang diketahui masih pelajar, sekira bulan Agustus 2022.

Terduga pelaku dan korban tak lain merupakan tetangga di Kecamatan Bangilan.

Ibu korban S (45) yang tidak terima atas apa yang dialami putrinya, lalu melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Namun hingga kini kakek meresahkan tersebut belum ditemukan.

"Belum diamankan, karena kabur," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta dikonfirmasi perkembangan kasus, Jumat (30/9/2022).

Perwira pertama itu menjelaskan, sejumlah saksi diperiksa atas kasus pencabulan tersebut.

Begitupun dengan visum juga sudah dilakukan, karena ulah sang kakek kepada korbannya.

Penyidik sudah memburu pelaku yang terus berusaha kabur, namun belum bisa ditemukan.

"Pelaku melarikan diri buron, saat ini kita masih terus selidiki," pungkasnya.

Berdasarkan laporan, modus terduga pelaku yaitu saat korban main lalu dibawa ke rumah kosong di dekat rumahnya.
Korban diketahui merupakan teman dari cucu terlapor, sehingga sering main di rumah terlapor. 

Saat situasi sepi, tangan korban digandeng terduga pelaku lalu dibawa ke rumah kosong untuk melampiaskan nafsu bejatnya. 

Aksi sudah dilakukan sebanyak tiga kali, mulai Agustus hingga September.(nok)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved