Berita Malang Hari Ini

FK UB Malang Gelar Konferensi Internasional Bahas Perkembangan Kini Penanganan Penyakit Jantung

FK UB Malang Gelar Konferensi Internasional Bahas Perkembangan Kini Penanganan Penyakit Jantung

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Prof dr M Saifur Rohman SpJP(K) PhD, Ketua kegiatan ICOBIPST (International Conference on Biomedical and Pharmaceutical Science and Technology). Tema yang dibahas adalah "Current Innovation and Technology in Cardiovascular Disease Management". Kegiatan konferensi internasional ini diadakan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawiyaya pada 1-2 Oktober 2022 secara hibrid. 

SURYAMALANG.COM -Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang mengadakan konferensi internasional pada 1-2 Oktober 2022 ICOBIPST (International Conference on Biomedical and Pharmaceutical Science and Technology) secara hibrid.

Tema yang dibahas adalah "Current Innovation and Technology in Cardiovascular Disease Management".

"Perkembangan terkini tentang penangan penyakit jantung dan pembuluh darah dari berbagai perspektif kami bahas," jelas Prof dr M Saifur Rohman SpJP(K) PhD, Ketua kegiatan ini pada wartawan, Sabtu (1/10/2022).

Dikatakannya, konferensi internasional fokus pada inovasi di bidang molukuler. Ini adalah ilmu dari sub bidang biologi yang bicara soal molekul dan terapi, sistem pengobatan dan advance teknologi.

Alasan memilih tema ini karena tingkat kematian di Indonesia karena penyakit jantung sangat tinggi.

"Ini pembunuh nomer satu di dunia dan Indonesia. Bahkan menghabiskan uang paling banyak di BPJS. Sehingga menjadi konsen dari pemerintah bagaimana memberantas penyakit ini," kata dia.

Menurut Wakil Dekan 1 FK UB ini, kegiatan konferensi diadakan dalam dua sesi serta satu workshop. Topik yang dibahas antara lain Atificial Intelligence, Big Data in Cardiovascukar Medicine, Desease Management dll. Ada 75 pembicara dari delapan negara  Hasil luaran dari seminar ini diharuskan publikasi internasional.

Yaitu menyebarkan penelitian peserta ke Indonesia dan dunia. Salah satu bahasan terkini adalah terapi jantung di sesi pertama. Mulai kenapa terjadi koroner dan keras sehingga menjadi kematian. Hal ini karena ada lemak, kerak yang susah dihilangkan dengn obat. Sehingga kemudian dipasang ring dan dibor.

Di Malang ini sudah dilakukan. Juga dari aspek gagal jantung serta ada terapi. Terapi jantung kini populer serta pengobatan jantung. Tadinya untuk diabet sekarang bisa buat jantung. Sehingga diharapkan bisa menurunkan angka kematian karena jantung.

Dikatakan, perkembangan pengobatan jantung menjadi konsen dosen yang juga peneliti sehingga lebih mutakhir.

Di acara itu, Saifur juga presentasi apa yang ia kerjakan. "Saya melakukan pengobatan pada orang diabet lewat teh hijau dan kopi hijau yang dihilangkan  kafeinnya. Ini sudah selesai diujicobakan pada tikus bagus. Sekarang sedang dicoba pada manusia," kata dia.

Yaitu dengan kombinasi teh dan kopi hijau 5 gram sehari selama tiga bulan untuk menurunkan  berat badan, tensi dan menurunkan kolesterol.

"Namun harus menjaga diet dan jangan banyak makan, olahraga teratur, hindari garam serta obat-obatan standar. Ini bisa jadi alteratif  pengobatan," paparnya. Kini sedang dilakukan survei soal rasa.

"Orang Malang kan suka rasa kopi. Mungkin nanti bisa dijual Rp 10 ribuan dan semoga dalam waktu dekat bisa produksi massal dengan menggandeng pabrikan yang biasa memproduksi teh dan kopi agar ada perbedaan," jawab dia.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved