Tragedi Arema Vs Persebaya

Suasana Mencekam Tragedi Arema Vs Persebaya, Tembakan Gas Air Mata sampai Masuk Warung

Suasana mencekam mewarnai tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Bangkai mobil terbakar di pintu masuk Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (2/10/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Suasana mencekam mewarnai tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtuu (1/10/2022) malam.

Penjual makanan di Stadion Kanjuruhan brinisial HA (20) melihat para Aremania berlari menyelamatkan diri dari kejaran petugas keamanan.

Saat bersamaa, HA juga mendengar suara lemparan batu.

HA juga mengaku mendengar suara tembakan.

Beberapa Aremania mencoba membuka pintu gulung warung milik HA untuk menyelamatkan diri.

"Mereka nangis," kata HA kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (2/10/2022).

HA bersama Aremania lain turut merasakan gas air mata.

Gas tersebut sempat masuk ke warung HA sehingga HA sesak napas.

HA merasakan panas yang tidak nyaman di tubuh.

HA membuka kembali warung sekitar pukul 02.00 WIB.

HA kaget karena tragedi Arema vs Persebaya menyebabkan 130 orang meninggal.

Harus ada yang bertanggung jawab atas tragedi Arema vs Persebaya.

"Presiden memerintahkan untuk investigasi sesegera mungkin dan harus ada yang bertanggung jawab," ujar Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Muhadjir menyesalkan kericuhan yang mengakibatkan 130 oran meninggal tersebut.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved