TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Sikap Presiden Arema FC Atas Tragedi Kanjuruhan, Para Pemain Singo Edan Akan Datangi Para Korban

Pernyataan sikap Presiden Arema FC atas tragedi Kanjuruhan laga Arema Vs Persebaya, para pemain Singo Edan akan datangi para korban

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @aremafcofficial/@juragan_99
Gilang Widya Pramana, Presiden Arema FC (kiri) dan Dendi Santoso (kanan), sikap atas tragedi Kanjuruhan, para pemain Singo Edan akan datangi para korban 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sikap Presiden Arema FC atas tragedi Kanjuruhan terungkap setelah laga Arema Vs Persebaya berakhir ricuh. 

Gilang Widya Pramana selaku Presiden Arema FC juga menjelaskan rencana pemain Singo Edan untuk mendatangi para korban.

Menurut laporan terbaru, jumlah korban tewas akibat tragedi Arema Vs Persebaya ini mencapai 125 orang. 

Sedangkan jumlah korban luka berat 39 orang, sementara luka ringan-sedang sebanyak 260 orang.

Atas tragedi Arema Vs Persebaya itu, Presiden Arema FC mengungkapkan permintaan maaf kepada para korban. 

“Kami dari manajemen Arema, terutama saya presiden dari Arema FC meminta maaf yang sebesar-besarnya" kata Gilang di Breaking News KOMPAS TV, Minggu (2/10/2022).

"Kepada para korban, Aremania, dan warga Malang atas kejadian yang menimpa kalian di waktu kemarin,” imbuhnya. 

Artikel KompasTV 'Presiden Arema FC Minta Maaf, Sebut akan Tandatangani Nota Kesepakatan'.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengungkapkan permintaan maaf kepada korban
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengungkapkan permintaan maaf kepada korban (Tangkapan layar KOMPAS TV)

Gilang mengatakan tim manajemen Arema FC akan menandatangani nota kesepakatan perdamaian.

"Kami juga akan berkumpul bersama, akan menandatangani nota kesepakatan perdamaian bersama untuk tidak lagi mengulangi perbuatan yang akan merugikan klub di kemudian hari," ungkapnya.

Gilang mengatakan pihaknya sedang fokus mendata korban. 

Presiden Arema FC itu juga mengaku akan memberikan bantuan kepada korban terluka serta santunan kepada korban meninggal dunia. 

"Kami sudah mengumpulkan data, sudah mendapatkan beberapa data dari rumah sakit"

"Dan kami sudah memberikan bantuan langsung ke sana berupa uang tunai"

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved