Tragedi Arema Vs Persebaya

Suasana Mencekam dalam Tragedi Arema FC, Aremania: Kenapa Menembakkan Gas Air Mata ke Tribune?

Ahmad Fajar Khoiron (15) meninggal dalam tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
KOMPAS.COM/Imron Hakiki
Tembakan gas air mataa saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Ahmad Fajar Khoiron (15) meninggal dalam tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Siswa MTs Al Ma'arif 2 Singosari itu meninggal dalam perjalanan menuju RS.

Korban ke Stadion Kanjuruhan bersama delapan temannya.

Rombongan ini berangkat dari rumah korban di Jalan Candra Kirana, Gang Manggis, Dusun Sanan, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Fajar dan teman-temannya duduk di dekat gate 10 Stadion Kanjuruhan.

Setelah pertandingan berakhir, suporter mulai masuk lapangan.

"Saat itu memang sudah mulai ramai. Tapi kami hanya duduk dan menunggu di tribune untuk antre keluar. Tiba-tiba petugas menembakkan gas air mata sebanyak tiga kali," ujar teman Fajar bernama Arya Catur Airlangga (17) kepada SURYAMALANG.COM, Senin (3/10/2022).

Arya tidak tahu alasan petugas menembakkan gas air mata.

Padahal saat itu tidak ada kericuhan di tribune.

Tembakan gas air mata itu membuat suporter berhamburan dari tribune selatan.

"Saya sempat tertindih dan sudah lemas. Namun, saya disemangati dan dibantu suporter lain," jelasnya.

Arya berhasil keluar berkat bantuan suporter lain.

Arya daan teman-temannya berkumpul kembali di pintu keluar.

"Kami tidak menemukan Fajar. Saat kami cari, ternyata Fajar tergeletak di depan gate 10. Kemudian petugas membawa Fajar ke ambulans. Tapi, Fajar meninggal dalam perjalanan," terangnya.

Arya tidak membangkan bakal terjadi insiden tersebut.

"Saya hanya menyesalkan tindakan aparat. Kenapa menembakkan gas air mata ke tribune."

"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ungkapnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved