TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Javier Roca Sesalkan Arema FC Kalah Lawan Persebaya, Kini Tragedi Kanjuruhan Jadi Beban Berat

Pelatih Arema FC, Javier Roca tak kuasa menahan kesedihannya atas tragedi Arema Vs Persebaya yang terjadi pada Sabtu (1/20/2022) malam.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Purwanto/Instagram @aremafcofficial
Pelatih Arema FC, Javier Roca (kiri) tak kuasa menahan kesedihannya atas tragedi Arema Vs Persebaya (kanan) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelatih Arema FC, Javier Roca tak kuasa menahan kesedihannya atas tragedi Arema Vs Persebaya yang terjadi pada Sabtu (1/20/2022) malam.

Bahkan tragedi Arema Vs Persebaya yang terjadi di stadion Kanjuruhan kini menjadi bebat berat baginya.

Pasalnya kericuhan tersebut terjadi saat Arema FC kalah melawan Persebaya di pertandingan Derby Jatim.

Mantan Pelatih Persik Kediri ini mengaku menjadi saksi hidup bagaimana kekacauan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Bahkan hal itu diketahui pelatih Arema FC sebelum akhirnya mengetahui fakta bahwa ratusan Aremania meninggal dunia akibat kericuhan.

Baca juga: Trauma Asisten Pelatih Singo Edan Usai Tragedi Arema Vs Persebaya, FX Yanuar Sampai Ingin Pensiun

"Kami tidak pernah mengira ini akan terjadi. Para pemain memiliki hubungan yang baik dengan para suporter.

Setelah saya konferensi pers saya melihat tragedi dan kasus di dalam stadion.

Para pemain lewat dengan membawa korban di tangan mereka," kata Javier Roca dikutip dari media Spanyol, Cadena Ser, Rabu (5/10/2022).

Roca juga menceritakan saat ia melihat Aremania yang menjadi korban gas air mata meregang nyawa di ruang ganti pemain.

"Yang paling mengerikan saat korban masuk untuk dirawat oleh tim dokter. Sekitar 20 orang masuk dan empat meninggal. Ada suporter yang meninggal di pelukan pemain," ujarnya.

Melihat hal itu hati Roca teriris, ia menyesali mengapa timnya tak meraih kemenangan atau paling tidak hasil imbang agar kericuhan itu tak terjadi.

"Saya hancur secara mental. Saya merasakan beban yang sangat berat, bahkan tanggung jawab. Jika kami imbang, ini tidak akan terjadi,” sesalnya.

Lebih lanjut Roca menyoroti soal usia stadion yang dinilai sudah renta, sehingga dengan banyaknya suporter yang dimiliki Arema FC dibilang kurang memadai.

Pelatih Arema FC, Javier Roca.
Pelatih Arema FC, Javier Roca. (aremafc.com)

"Terlihat stadion tidak siap. Mereka tidak mengharapkan kekacauan sebesar itu. Itu bak longsoran salju.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved