Berita Malang Hari Ini

Kementrian Perindustrian Ajak IKM di Malang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik untuk Masa Depan

Kementrian Perindustrian Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis wirausaha baru bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) perbengkelan listrik

suryamalang.com/rifky
Pembukaan Bimtek Kementrian Perindustrian Republik Indonesia kepada wirausaha baru bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) perbengkelan listrik di Kota Malang, Selasa (4/10/2022). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kementrian Perindustrian Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis wirausaha baru bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) perbengkelan listrik di Kota Malang, Selasa (4/10/2022).

Kegiatan yang akan berlangsung mulai 5-8 Oktober 2022 ini, diikuti oleh 20 peserta dari IKM perbengkelan konvensional dan Siswa dari SMK Nasional Malang.

Irfan Kuswardana, Koordinator (LME) Bidang Alat Angkut Kemenperin mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi IKM agar mampu mengembangkan kendaraan listrik.

Selain melakukan pelatihan, pihaknya juga membekali dengan perizinan usaha, dan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Intinya kami memberikan pembinaan dan pembekalan untuk memahami pengetahuan tentang reparasi, dan persoalan masalah di bidang kendaraan listrik," ucapnya.

Saat pelatihan, SMK Nasional Malang yang nantinya akan mendampingi peserta dalam hal teknis.

Sedangkan untuk prakteknya dibantu oleh PT selis.

"Kita tahu, SMK Nasional menjuarai perlombaan kendaraan listrik. Sedangkan PT selis ini merupakan perusahaan yang menghasilkan kendaraan listrik buatan Indonesia," ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa saat ini pemerintah telah mendorong agar semuanya beralih mulai menggunakan kendaraan listrik.

Maka dari itu, kegiatan Bimtek ini merupakan langkah awal, guna membangun ekosistem, sebelum kendaraan listrik booming dalam beberapa tahun mendatang.

"Saat ini ekosistem mulai dibangun di Indonesia. Jadi kami mulai melakukan persiapan ini dengan mengajak teman-teman IKM. Jadi ketika sudah booming, IKM ini sudah siap," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Sony Bachtiar mengatakan, bahwa Bimtek ini merupakan pionerr bagi Kota Malang dalam mengembangkan kendaraan listrik.

Dia berharap, melalui pelatihan ini dapat memunculkan IKM atau UMKM di Kota Malang yang handal di bidang otomotif berbasis kendaraan listrik.

"Saat ini di Kota Malang ada 9.035 IKM. Ini akan menjadi potensi. Apalagi, banyak IKM di kota Malang bergerak di bidang industri Manufaktur. Semoga dapat bermanfaat ke depan. Karena ini baru awalan," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved