Tragedi Arema Vs Persebaya

Kisah Bimo Atasi Gas Air Mata dan Evakuasi Bripka Andik Saat Tragedi Arema Vs Persebaya

Bimo (23) selamat dari tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Bimo (23) seusai menghadiri aksi keprihatinan Tragedi Arema vs Persebaya, Selasa (4/10/2022) malam.  

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG- Bimo (23) selamat dari tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

imo bersikap tenang saat ada gas air mata.

Pemuda asal Desa/Kecamatan Kauman, Tulungagung ini yang menemukan Bripka Andik Purwanto dan menggotongnya.

Bimo mengaku tengah ada di tribune Stadion Kanjuruhan saat gas air mata ditembakkan.

"Saat itu mata saya sangat perih, tapi saya tetap diam," tutur Bimo kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (4/10/2022).

Bimo berusaha tetap tenang dan berdiam di tribune.

Bimo menutup mata agar tidak pedih.

Dia juga mengatur nafas dan menutup sambil menutup hidung supaya tidak sesak.

Cara itu membuat Bimo bisa bertahan hingga kondisinya sedikit lega san berani membuka mata.

Saat buka mata ternyata teman-teman saya sudah hilang semua. Saya mulai mencari mereka," kenangnya.

Saat itu kondisinya sudah sangat kacau. Bimo mulai mencari jalan keluar sembari mencari teman-temannya.

Ia mengaku tidak ingat pasti, antara Gate 12 atau 13 sudah terlihat tumbukan tubuh manusia.

Mereka saling tindih satu sama lain karena akan keluar, namun pintu masih tertutup.

Saat itulah Bimo melihat sesosok polisi di antara tubuh-tubuh yang bertumpuk itu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved