TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Penyebab Arema FC Didenda Rp250 Juta Oleh PSSI, Nasib Singo Edan Tak Beda Jauh dengan Persebaya

Penyebab Arema FC didenda Rp250 juta oleh PSSI, nasib Singo Edan tak beda jauh dengan Persebaya, belum ada tersangka dalam tragedi Kanjuruhan

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @aremafcofficial/Suryamalang|Dya Ayu
Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing (kiri), tim Arema FC (kanan). Penyebab Arema FC didenda Rp250 juta oleh PSSI, nasib Singo Edan tak beda jauh dengan Persebaya 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penyebab Arema FC didenda Rp250 Juta oleh PSSI terungkap selain sanksi tidak boleh lagi jadi tuan rumah selama Liga 1 2022 berakhir. 

Denda ratusan juga itu merupakan dampak dari tragedi Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang. 

Kerusuhan setelah laga Arema Vs Persebaya pada Sabtu, (1/10/2022) malam itu menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa. 

Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang hingga Selasa (4/10/2022) pukul 10.00 WIB, tercatat ada 131 korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan.

Selain sanksi denda Rp 250 juta, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman larangan bagi Arema FC untuk menjadi tuan rumah pada sisa kompetisi Liga 1 musim ini.

Singo Edan,  juga harus memainkan laga kandang di lokasi yang berjarak 250 km dari markas mereka di Malang.

Terkait salah satu sanksi yang diterima Arema FC, Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, menjelaskan alasannya mengapa tim asal Kota Malang itu dijatuhkan denda sebesar Rp 250 juta.

Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing
Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing (SURYAMALANG.COM/Dya Ayu)

Erwin Tobing mengatakan denda sebesar Rp250 juta itu sudah cukup besar bagi Arema FC.

Erwin tidak mau menambahkan denda itu kepada tim berjulukan Singo Edan tersebut karena ditakuti keuangan tim bisa tidak stabil sehingga mematikan klub.

"Arema FC sudah tidak bisa menjadi tuan rumah sampai akhir kompetisi Liga 1 2022/2023." ucap Erwin Tobing, seperti dikutip dari BolaSport.com grup Suryamalang Rabu, (5/10/2022).

"Kami juga tidak ingin matikan klub tapi Arema FC bersalah dan kami harus jatuhkan hukuman," 

Kejadian yang menimpa Arema FC sebenarnya sempat terjadi kepada suporter Persebaya Surabaya, Bonek.

Kala itu, Bonek mengamuk seusai Persebaya kalah 1-2 dari RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (15/9/2022).

Bahkan, terlihat Bonek berlarian masuk ke dalam lapangan hingga merusak bangku pemain yang berada di sisi lapangan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved