TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Presiden Arema FC Kritisi Ulah Akun yang Pelintir Berita di Tengah Duka, Juragan 99 Akui Kecewa

Presiden Arema FC sangat menyangkan ulah akun media sosial yang memelintir berita di tengah duka tragedi Arema Vs Persebaya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Purwanto/Instagram @aremafcofficial
Suasana tragedi Arema Vs Persebaya (kanan) dan Presiden Arema FC (kiri) yang kecewa pada akun yang pelintir berita di tengah duka 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana tak kuasa menahan kekecewaannya pada akun media sosial yang tak bertanggung jawab.

Presiden Arema FC sangat menyangkan ulah akun media sosial yang memelintir berita di tengah duka tragedi Arema Vs Persebaya.

Tragedi Arema Vs Persebaya masih menjadi duka mendalam bagi suporter hingga pecinta bola tanah air.

Laga Arema Vs Persebaya di stadion Kanjuruhan pada, Sabtu (1/10/2022) itu berubah menjadi tragedi hingga menewaskan 131 orang.

Namun sayangnya tragedi Arema Vs Persebaya ini juga dimanfaatkan oleh beberapa oknum tak bertanggung jawab hingga membuat Presiden Arema FC kecewa.

Baca juga: Pengakuan Penjual Dawet Soal Gas Air Mata dan Aremania Mabuk, Tenyata Tak Valid

Seperti diketahui sebelumnya viral tentang video wawancara Gilang Widya Pramana mengenai tragedi Kanjuruhan di salah satu satu stasiun televisi swasta yang menyebar melalui akun media sosial.

Video tersebut dipotong dan hanya menampilkan saat ia memberikan penjelasan mengenai kerugian materi yang diderita Arema FC.

Potongan video tersebut kemudian ditambahi dengan narasi yang menyudutkan, seolah-olah manajemen Arema FC hanya berorientasi kepada keuntungan dan materi.

Sementara sisa video panjang yang berisi pernyataan lain tidak ikut disampaikan. Karena itu, kesalahpahaman terjadi yang membuat kegaduhan baru di tengah masa berkabung atas tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengungkapkan permintaan maaf kepada korban
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengungkapkan permintaan maaf kepada korban (Tangkapan layar KOMPAS TV)

“Kemarin ketika di wawancara oleh salah satu stasiun TV saya menyampaikan perihal sanksi dari konflik yaitu larangan bermain selama musim," kata pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu.

"Dan saya menyampaikan bahwa saya siap menerima apa pun, kami siap menerima apa pun sanksi, apa pun yang akan kami dapatkan, kami akan terima.“

“Di situ kita tidak ada maksud apa pun. Saya tidak ada waktu di sini mencari uang, saya selama menjadi Presiden Arema tidak ada satu rupiah pun uang yang masuk ke rekening saya.”

“Semua saya lakukan sama Arema Itu karena kebanggaan. Saya tulus pengabdian pada Arema, tidak ada saya cari uang di Arema ya,” kata Gilang Widya Pramana menambahkan.

Terlepas dari itu, Gilang Widya Pramana, mengatakan tragedi ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuknya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved