TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Presiden Madura United Minta Pengurus PSSI Mundur Pasca Tragedi Arema, Iwan Bule Tolak Desakan Out

Respon Presiden Madura United minta pengurus PSSI mundur pasca tragedi Arema, Iwan Bule tolak desakan out, ini alasannya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @achsanul.qosasi/ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (kiri), Ketum PSSI, Iwan Bule (kanan), sikap terhadap tragedi Arema, pengurus PSSI harus mundur, Iwan Bule menolak 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Presiden Madura United, Achsanul Qosasi menanggapi tragedi Arema Vs Persebaya dengan meminta pengurus PSSI untuk mundur. 

Di sisi lain, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule menolak desakan yang memintanya mundur dari jabatan tersebut. 

Dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan pasca laga Arema Vs Persebaya itu, ratusan Aremania meninggal dunia. 

Bagi Presiden Madura United, harus ada yang bertanggung jawab dari pihak PSSI atas tragedi Kanjuruhan itu. 

Pendapat tersebut dikemukakan oleh Achsanul Qosasi melalui akun instagram pribadinya. 

Achsanul Qosasi menilai jika desakan kepada pengurus PSSI untuk mundur bukanlah langkah politik sebab semua dilakukan murni sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Ada yang menggalang Mosi Tak percaya kepada PSSI dan menggalang KLB," tulis Achsanul Qosasi. dilansir dari akun pribadinya.

"Cara ini saya tidak setuju. Sikap saya meminta mundur pengurus PSSI adalah sebagai tanggung jawab & empati terhadap korban & keluarganya, ratusan meninggal di Stadion harus ada yang bertanggung-jawab."

"Jika tidak mau mundur, mungkin mereka punya cara sendiri dalam memaknai frasa, Tanggung-jawab."

"Ini tragedy sepakbola, bukan politik sepakbola," sambungnya dikutip Rabu, (5/10/2022) via BolaSport. 

Artikel BolaSport grup Suryamalang 'Bos Madura United Setuju Liga 1 Dihentikan dan Pengurus PSSI Harus Mundur'

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (kanan) dan postingannya soal pertanggungjawaban PSSI
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (kanan) dan postingannya soal pertanggungjawaban PSSI (kiri) (Instagram @achsanul.qosasi)

Sebelumnya Achsanul Qosasi memang sudah pernah menyebut jika federasi lah yang harus bertanggung jawab atas tragedi di Kanjuruhan.

Lebih lanjut, Achsanul Qosasi juga sepakat bila kompetisi Liga 1 2022/2023 dihentikan.

Seperti yang diketahui, LIB sempat memutuskan apabila Liga 1 2022/2023 dihentikan selama satu pekan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved