Berita Arema Hari Ini

Berita Arema Hari Ini Populer: Pelaku Penembak Gas Air Mata, Nasib Parah Aremania Korban Luka-luka

Para pelaku penembak gas air mata hingga nasib parah Aremania korban luka-luka, rangkuman berita Arema hari ini populer

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang/Rifky Edgar|Twitter/Suara Bobotoh
Nur Saguwanto (kiri), polisi pelaku penembak gas air mata (kanan). Berita Arema hari ini populer: pelaku penembak gas air mata, nasib parah Aremania korban luka-luka 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Simak berita Arema hari ini populer tentang sosok pelaku penembak gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan. 

Selain itu, nasib Aremania korban luka-luka yang kulitnya melepuh dan patah tulang juga akan dibahas di berita Arema hari ini populer.

Kemudian sikap Aremania setelah penetapan 6 tersangka tragedi Kanjuruhan Malang akan jadi akhir topik berita Arema hari ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan dan pelanggaran prosedur pengamanan membuat laga Arema FC Vs Persebaya berakhir dengan duka. 

Ratusan Aremania dan dua personel polisi jadi korban pada Sabtu, (1/10/2022).

Akibat peristiwa itu, Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya termasuk Polri untuk segera menyelidiki kasus tersebut. 

Berikut rangkuman berita Arema hari ini populer selengkapnya. 

1. Pelaku Penembak Gas Air Mata

Sebanyak 20 orang anggota Polri menerima sanksi etik atas buntut tragedi Kanjuruhan hingga 131 orang Aremania meninggal. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, mereka dinyatakan lalai hingga terpaksa menerima sanksi etik. 

Hal itu diputuskan setelah pihak internal; Irwasum dan Divisi Propam Polri, melakukan pemeriksaan terhadap 31 orang personel yang terlibat pengamanan pertandingan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara maraton di mulai sehari setelah insiden nahas itu terjadi Sabtu (1/10/2022), yakni pada Minggu (2/10/2022) hingga berlanjut terus sampai Kamis (6/10/2022) sore. 

Dari 20 orang terduga pelanggar itu, ia mengungkapkan, empat orang di antaranya merupakan pejabat utama (PJU) Polres Malang, yakni AKBP FH, Kompol WS, AKP PS, dan Iptu PS.

Kemudian, dua orang perwira pengawas, dan pengendali, yakni AKBP AW dan AKP D. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved