Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Gagas Ranperda RTRW untuk Kota Malang Tahun 2022-2042

Pemerintah Kota Malang mulai menggagas Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang Tahun 2022-2042, Senin (10/10/2022).

suryamalang.com/rifky
Rapat Paripurna DPRD Kota Malang yang membahas tentang Ranperda RTRW Kota Malang 2022-2042, Senin (10/10/2022). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kota Malang mulai menggagas Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang Tahun 2022-2042, Senin (10/10/2022).

Pembahasan Ranperda RTRW saat ini sedang dibahas oleh DPRD Kota Malang bersama eksekutif untuk menindaklanjuti adanya UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunan lainnya.

Di mana, dalam Perda RTRW ini nantinya akan banyak diarahkan pada pembukaan kesempatan investasi dan berwawasan lingkungan untuk Kota Malang ke depan.

"Saat ini kami sedang menyusun pansus yang terdiri dari 15 anggota DPRD Kota Malang dari enam fraksi yang ada. Dengan empat pimpinan, maka ada 19 dari DPRD yang nanti akan memperdalam lagi Ranperda RTRW ini," ucap Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Made mengatakan, dalam penyusunan Ranperda RTRW ini pihaknya juga melakukan konsultasi dengan pemerintah pusat.

Di dalam Ranperda RTRW ini nantinya berisi tentang penyedia Ruang Terbuka Hijau (RTH), ketersediaan lahan yang dilindungi, penempatan cagar budaya dan kawasan heritage, serta zona investasi.

"RTRW ini sudah mendapatkan persetujuan dari kementerian PUPR. Kalau sudah ada persetujuan ini tidak bisa diubah, tinggal kami membuat muatan lokal melalui Perwal," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, bahwa dalam Perda RTRW akan memudahkan orang-orang dalam berinvestasi.

Pihaknya akan menyesuaikan dengan Undang-undang yang ada serta model untuk arah pembangunan Kota Malang ke depan.

"Secara prinsip ini sudah selesai. Tinggal kamu mengatur saja. Karena di dalamnya nanti selain RTH, ketinggian gedung juga diatur. Maksimal 25 lantai, dan kami sudah Komunikasi dengan AURI," ujarnya.

Saat rapat paripurna berlangsung, semua fraksi di DPRD Kota Malang memberikan pertanyaan, saran, masukan dalam pembahasan Ranperda RTRW ini.

Seperti yang disampaikan oleh Agoes Marhaenta, Fraksi PDIP, yang menyampaikan, bahwa pembahasan mengenai tata ruang ini sangat penting dan strategis dalam melihat pembangunan kota Malang ke depan.

Di mana, pembangunan nanti harus berbasis multiaspek, yang meliputi aspek sosial, ekonomi, budaya, politik, pembangunan dan lingkungan. 

"Kami Fraksi PDIP memiliki tanggung jawab moral dalam melakukan evaluasi secara bertahap. Hal ini sebagai dasar penyusunan regulasi sebagai dasar hukum kebijakan agar mampu mendukung terbentuknya aktualisasi Tata Ruang Masa Depan yang responsif dan mampu menjawab tantangan era digital yang sangat dinamis," tandasnya.

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved