Berita Malang Hari Ini

Dua Kampus Ikuti Annual Scientific Meeting Indonesian Assosiation Geophysicists

47Th PIT HAGI Annual Scientific Meeting Indonesian Assosiation Geophysicists di Hotel Harris and Convention Kota Malang selain diisi seminar juga pame

suryamalang/sylvi
Prodi Teknik Geofisika ITS Surabaya mengikuti 47Th PIT HAGI Annual Scientific Meeting Indonesian Assosiation Geophysicists di Hotel Harris and Convention Kota Malang, Rabu (12/10/2022). 

SURYAMALANG.COM|MALANG-47Th PIT HAGI Annual Scientific Meeting Indonesian Assosiation Geophysicists di Hotel Harris and Convention Kota Malang selain diisi seminar juga pameran.

Kegiatan ini dimulai 10 Oktober hingga 13 Oktober 2022. Peserta pameran selain dari pelaku industri juga dari kampus. Di antaranya ITS Surabaya dan UGM yang memiliki jurusan Teknik Geofisika.

"Selama tiga hari di pameran, kami ada program-program yang disampaikan di event ini. Kemarin menyajikan riset-riset dosen bersama profesional dan mahasiswa. Sekarang kita kenalkan prodi kita," kata Nita Arianti, Dosen Biologi di Teknik Geofisika pada suryamalang.com, Rabu (12/10/2022). 

Dikatakan, dibanding teknik lainnya, Teknik Geofisika memang masih kurang populer. Bahkan orangtua kadang menanyakan apa masa depan atau pekerjaannya. Namun peminat Geofisika di ITS cukup banyak.

Setidaknya sejak dua tahun terakhir juga memiliki 80 mahasiswa reguler per angkatan.

Dikatakan, Teknik Geofisika juga memiliki kelas internasional bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi mitra yang ada di Malaysia dan Australia.

Biasanya ada lima hingga enam mahasiswa yang mengikuti kelas internasional.

Empat semester di ITS dan empat semester di perguruan tinggi mitra. Sehingga saat lulus akan mendapat double degree. 

"Teknik Geofisika ini salah satu program studi tentang kebumian. Di ITS selain mendapat akreditasi unggul juga memiliki akreditasi internasional," jawabnya.

Jurusan Geofisika juga ada di UGM Jogjakarta yang masuk di FMIPA. "Di Geofisika,  penyelidikannya khusus pada bumi padat. Dari kita berdiri sampai ke bawah," jelas Afif Rahman, Kepala Lab Geofisika Fmipa UGM.

Dikatakan, masa depannya pada prodi ini masih bagus. "Di pengamatan gunung api, eksplorasi minyak, BMKG untuk mitigasi bencana. Prospek ke depannya bagus. Apalagi yang senang dengan kebumian cocok," kata Afif pada suryamalang.com.

Beberapa produk dari prodi ini ditampilkan di booth UGM.  Ada alat pengukuran gempa yang realtime. Produknya dipakai  di BMKG Jogja ada satu.

Tujuan produksi agar mengurangi  ketergantungan pada produk luar negeri. Saat ini, alat bernama Gamadu Seismometer ini sudah masuk proses hilirisasi dengan menggandeng sebuaah PT untuk produk massalnya.

Tekadnya adalah komponan dalam negeri banyak. Bahkan chipnya dibuat di Batam agar pemerintah bisa mengakomodir produknya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved