Sabtu, 25 April 2026

Tragedi Arema Vs Persebaya

KontraS Temukan Bukti Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

KontraS telah menemukan bukti-bukti pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam tragedi Kanjuruhan.

suryamalang.com/rifky
Sekjen Federasi KontraS, Andi Irfan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) telah menemukan bukti-bukti pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam tragedi Kanjuruhan.

KontraS menilai ada tindakan sistematis dan struktural setelah laga Arema vs Persebaya yang telah menelan korban jiwa sebanyak 132 orang.

Sekjen Federasi KontraS, Andi Irfan mengatakan aparat kepolisian sudah dipersenjatai dengan gas air mata.

Penembakan gas air mata membuat kepanikan suporter di tribun Stadion Kanjuruhan.

"Struktur dan sistematis punya dampak meluas. Struktur dan sistematis perlu adanya komando. Artinya, personel di lapangan bukan inisiatif diri sendiri, tapi ada arahan atasan," ujar Andi kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (14/10/2022).

KontraS dan Tim Gabungan Aremania (TGA) menuntut Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan Pro Justisia atas dugaan kejahatan kemanusiaan di tragedi Kanjuruhan.

"Kejahatan HAM caranya memang begini, mulai dari Aceh dan daerah lain. Modus operandinya sama. Aparat dipersenjatai. Seharusnya aparat mengetahui resiko, ketika gas air mata ditembakkan ke tribun," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved