TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA
Begini Aktivitas Arema FC, Persebaya dan Persikabo Ketika Rehat Kompetisi Pasca Tragedi Kanjuruhan
Begini Aktivitas Arema FC, Persebaya dan Persikabo Ketika Rehat Kompetisi Pasca Tragedi Kanjuruhan
SURYAMALANG.COM - Buntut dari Tragedi Stadion Kanjuruhan, kompetisi Liga 1 2022 masih terhenti dan belum ada kepastian kapan akan dilanjutkan.
Dalam masa rehat kompetisi ini, sejumlah pelatih klub Liga 1 2022 harus memutar otak untuk menyusun program latihan.
Di antaranya adalah pelatih Arema FC Javier Roca, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, dan pelatih Persikabo Djadjang Nurjaman.
Aji Santoso mengakui situasi yang serba tidak menentu membuat tim harus bergerak dinamis.
Setelah menyelesaikan pemulihan trauma pemain ia memfokuskan latihan untuk menjaga kondisi pemain.
Program latihannya pun disusun khusus agar program latihan yang berulang bisa menghilangkan kejenuhan.
Untuk itu ia mensiasati dengan memainkan ritme dan intensitas latihan.
Aji Santoso mengambil kebijakan lima hari latihan dalam seminggu dengan dua hari libur.
"Menurut saya sih ya bagaimana kami pinter-pinter mengatur irama dan ritme latihan agar tidak jenuh," ujar pelatih berusia 52 tahun.
"Supaya anak-anak dalam melakukan latihan ini selalu melakukan 100 persen yang saya ciptakan dalam tim ini," tambahnya.
Selain mengatur ritme ia juga sering menyelipkan latih tanding untuk menjaga ketajaman pemain dengan mengundang tim Liga 2 dan Liga 3.
Hal serupa juga dilakukan oleh Djadjang Nurdjaman (Djanur) di Persikabo.
Ia memutuskan untuk memberikan libur kepada pemainnya selama dua hari dalam satu minggu.
Kebijakan tersebut dilakukan supaya suasana hati dan motivasi pemain tetap bagus, sehingga kualitas latihan pun terjaga.
"Ya ini menjadi kesulitan tersendiri dalam mengatur ritme program latihan menghadapi situasi yang tidak pasti, tapi saya jalankan program yang disesuaikan dengan situasi," ujar pelatih asal Majalengka itu, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.