Berita Gresik Hari Ini

Demi Atasi Banjir Kali Lamong, Pemkab Gresik Perlu Bebaskan Lahan Rp 9,6 Miliar

BANJIR KALI LAMONG - Dengan total luasan 4,9 hektar dan sudah diverifikasi, identifikasi BPN Gresik ada 59 bidang dengan total Rp 9,6 miliar. 

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yuli A
willy abraham
PENERIMA GANTI RUGI - Tanah seluas 927 m² di Desa Lundo Kecamatan Benjeng menerima ganti rugi dari Pemkab Gresik. Hal ini untuk pengendalian banjir Kali Lamong yang menjadi musibah tahunan.  

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Tanah seluas 927 m⊃2; di Desa Lundo Kecamatan Benjeng menerima ganti rugi dari Pemkab Gresik. Hal ini untuk pengendalian banjir Kali Lamong yang menjadi musibah tahunan. 

Diketahui pengendalian banjir Kali Lamong merupakan Program Strategis Nasional dalam Peraturan Presiden no 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila. Peraturan Presiden no 109 Tahun 2020 tentang Proyek Strategis Nasional. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pembebasan lahan untuk pengendalian banjir Kali Lamong. Pemkab terus konsisten dalam pembebasan lahan untuk menangani banjir Kali Lamong ini. 

"Tanah yang sudah dibebaskan bisa dimanfaatkan untuk normalisasi, memperkuat tanggul oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo," kata pria yang akrab disapa Gus Yani. 

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik, Asep Heri menuturkan bahwa pembebasan ini mencakup empat desa di tiga Kecamatan. 

Pembebasan lahan dari sumber dana APBD Gresik di empat desa, yaitu di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Desa Lundo, Kecamatan Benjeng dan Desa Wotansari, Desa Sekarputih di Kecamatan Balongpanggang. Dengan total luasan 4,9 hektar dan sudah diverifikasi, identifikasi BPN Gresik ada 59 bidang dengan total Rp 9,6 miliar. 

Di Desa Lundo ada lima bidang dengan tanah seluas 927 m⊃2; dan jumlah total ganti rugi sebesar Rp 565.746.270. Capaian proses pembebasan lahan hingga hari ini mencapai 28,81 persen. 

"Nanti terkait sisanya 1,7 hektar dengan nilai ganti rugi senilai Rp 7,3 miliar. 

"Insya Allah akan kita kebut untuk bisa selesai di tahun ini," kata Asep. 

Nurali Widodo dengan luas tanah sekitar 238 m⊃2; mendapat biaya ganti rugi Rp 205.802.301. Pria berpeci hitam ini mengaku senang dengan mendukung penuh dalam upaya pengendalian Banjir Kali Lamong

"Saya sangat senang, ganti rugi sangat layak dan uang ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah," kata Nurali. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved