Berita Surabaya Hari Ini

Pengarang Lagu Song For Pride Resmi Hibahkan Hak Ciptanya ke Persebaya 

Mahardika Nurdian (Dika), pengarang lagu Song For Pride resmi menghibahkan hak cipta lagu itu kepada Persebaya.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Yuli A
Instagram
Joshua saat menyanyikan lagu Song for Pride di markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo, beberapa waktu yang lalu. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mahardika Nurdian (Dika), pengarang lagu Song For Pride resmi menghibahkan hak cipta lagu itu kepada Persebaya bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2022).

Lagu yang diciptakan Dika sejak 2017 lalu telah menjadi anthem Persebaya. Selalu dinyanyikan saat Persebaya berlaga baik sebelum dan sesudah bertanding, terutama di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Lagu ini diciptakan Dika pada akhir 2016 lalu sebagai persembahan untuk tim kebanggaannya, Persebaya Surabaya.

“Kebetulan waktu itu masih masa perjuangan. Persebaya lagi berjuang untuk kembali ke kompetisi. Liriknya terilhami situasi pada saat itu,” terang Dika.

Mengenai penyerahan pada Hari Pahlawan tahun ini, Dika memiliki alasan tersendiri. Menurutnya, ini tidak lepas dari perjuangan tidak kenal takut dan menyerah yang ditunjukkan tim Persebaya di kandang Arema Malang, 1 Oktober lalu.

Pada laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan tersebut, Persebaya mampu pecundangi Arema FC di kandang sendiri 2-3 juga memutus catatan minor Persebaya yang tidak pernah menang saat bermain di Malang 23 tahun terakhir hadapi Arema.

Pertandingan yang dimenangkan Persebaya laya diapresiasi. Tanpa mengurangi rasa duka atas meninggalnya 135 orang dampak dari kekalahan tersebut. 

Bagi Dika, apresiasi tersebut diwujudkan dengan penyerahan lagu Song For Pride ini.

"Ini sebagai bentuk terimakasih dan apresiasi pada  para pemain, ofisial dan manajemen. Mereka menunjukkan bagaimana menjadi pahlawan sejati.  Berjuang tak kenal takut di kandang Arema,” terang Dika.

Dika sudah diakui negara sebagai pencipta resmi lagu ini. Ia telah mengantongi sertifikat hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM pada September lalu.

Artinya, secara legal ia miliki hak penuh dan kuasa terhadap ciptaannya ini. Pihak lain yang ingin menyanyikan atau menggunakan untuk kegiatan tertentu, harus seizin darinya.

Tetapi, semua itu tidak berlaku bagi Persebaya. Ia justru bangga karyanya bisa dijadikan anthem dan menjadi lagu wajib seluruh pendukung Persebaya.

Karena itu, ia dengan sukarela menghibahkan lagu ini untuk Persebaya.

"Saya juga memberi kuasa penuh pada Persebaya untuk mengambil langkah hukum bila ada pihak lain yang mengkomersilkan lagu ini,” pungkasnya.

Fans Relation Manager Persebaya, Sidik Tualeka, menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas hibah yang diberikan ini.

Manajemen Persebaya, terang Alek, akan merawat dan memastikan Song For Pride ini dipergunakan sebagaimana mestinya.

"Kami sampaikan terimakasih. Sekaligus memastikan akan menjaga amanat ini sebaik-baiknya,” terang Alek. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved