Berita Mojokerto Hari Ini

Tabrakan Maut Motor Vs Kereta Api Logawa di Mojokerto, Satu Korban Meninggal Dunia

sepeda motor tersambar Kereta Api Logawa relasi Jember- Purwokerto di perlintasan tanpa palang pintu Jl Dusun Kedawung, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal akibat kecelakaan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM - Dua orang pengendara sepeda motor tersambar Kereta Api Logawa relasi Jember- Purwokerto di perlintasan tanpa palang pintu Jl Dusun Kedawung, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (12/11/2022).

Akibat kecelakaan tersebut, penumpang sepeda motor meninggal dunia dan satu korban mengalami luka berat.

Kanit Gakum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Wihandoko mengatakan korban meninggal yakni DF (18) pelajar kelas XII SMA asal Dusun Kedawung, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Korban dibonceng Candra (20) warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang mengendarai motor Yamaha Vega R S 5948 RW.

"Korban DF meninggal di lokasi kejadian dan pengemudi motor mengalami luka berat," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (12/11/2022).

Wihandoko menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor melewati perlintasan kereta api jalur ganda tanpa palang pintu dari selatan (Mojokerto) menuju utara.

Perlintasan jalur ganda ini dilalui dua kereta diwaktu nyaris bersamaan yakni Kereta Api Sri Tanjung dari arah barat ke timur dan KA Logawa tersebut.

Korban diduga tidak menyadari saat melewati perlintasan tanpa palang pintu masih ada kereta api yang melintas dari arah Mojokerto- Jombang.

"Jadi melaju dari arah selatan korban lolos dari kereta api Sri Tanjung melaju dari barat namun saat melanjutkan perjalanan korban tidak menyadari melaju kereta api Logawa dari arah timur sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya.

Polisi bersama petugas PMI dan potensi relawan mengevakuasi korban kecelakaan kereta api ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

"Korban meninggal dan luka-luka dievakuasi ke RSUD Kota Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut," kata Wihandoko.

Kepala Dusun Kedawung, Zainuddin menambahkan perlintasan kereta api jalur ganda di desanya memang jarang dijaga.

"Korban naik motor dari arah selatan  tersambar kereta api saat menyeberang.Ya memang perlintasan tanpa palang ini jarang  dijaga," terangnya.

Korban DF meninggal seketika di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala. Sedangkan, Candra mengalami luka di rahang dan lengan kanan.

"Satu korban mengalami luka patah tangan kanan," pungkasnya.

 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved