Berita Malang Hari Ini

Filkom UB Malang Tanam 110 Pohon Alpukat dan Durian di Sumbermanjing Wetan

Tetenger Bumi berupa penanaman 110 pohon di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, Minggu (13/11/2022).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
fikom ub
Prof Ir Wayan Firdaus Mahmudy SSi MT PhD, Dekan Filkom Universitas Brawijaya (tengah) memberikan bantuan 110 tanaman durian dan alpukat dalam rangka dies natalis ke 11 fakultas di Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Minggu (13/11/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG -Kegiatan dies natalis Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) ke 11 diisi dengan kegiatan Tetenger Bumi berupa penanaman 110 pohon di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, Minggu (13/11/2022). Tujuannya untuk mengurangi banjir di Malang selatan khususnya di Desa Sitiarjo. 


Tetenger Bumi adalah kegiatan menandai bumi dengan menanam pohon dimana hasilnya dapat dinikmati oleh banyak makhluk hidup di kemudian hari. 110 Pohon itu terdiri dari 55 pohon alpukat dan 55 pohon durian.


"Ini sebagai salah satu upaya kami untuk menanami pohon di daerah Hulu Daerah Tangkapan Air (DTA) agar bisa mengurangi banjir di Malang Selatan terutama di Desa Sitiarjo,” jelas Tibyani ST MT, koordinator kegiatan, Minggu (13/11/2022).


Karena itu dipilih kecamatan ini karena ada kejadian banjir bandang dan longsor yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Malang pada bulan Oktober lalu. Kegiatan ini bekerjasama dengan Gbungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Sumawe. 


Acara dihadiri oleh Prof Ir Wayan Firdaus Mahmudy SSi MT PhD, Dekan Filkom UB dan panitia dies natalis. Juga hadir 33 mahasiswa Filkom untuk membantu proses penanaman pohon serta  22 orang perwakilan petani dari tiga desa yaitu Desa Klepu, Krajan dan Sumbergentong. 


“Ini harapannya jadi contoh untuk yang lain. Kalau ini kami beritakan, siapa tahu nanti lembaga, perguruan tinggi atau dinas-dinas yang lain juga melaksanakan kegiatan seperti ini. Saya yakin manfaatnya sangat banyak,” ungkap Prof Wayan. Sukirno, Kamituo Dusun Prangas Desa Klepu menyampaikan pohon yang ditanam akan dirawat sehingga bisa hidup bertahun-tahun ke depannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved